#Pemilu 2019NASIONAL

Jubir TKN Akbar Faizal dan Mantan Gubernur Sulsel SYL Gagal ke Senayan

Jakarta (SI Online) – Dua politisi senior Partai NasDem dipastikan gagal lolos ke Senayan. Keduanya adalah mantan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan anggota DPR Periode 2014-2019 Akbar Faizal. Akbar dikenal juga sebagai salah satu jurubicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin.

Selain Akbar dan SYL, sejumlah tokoh politik Sulsel lain yang tak lolos ke Senayan adalah mantan anggota DPD RI, Aziz Qahhar Mudzakkar, mantan legislator DPRD Sulsel, Andi Yagkin Padjalangi, dan mantan Bupati Sinjai, Andi Rudiyanto Asapa.

Akbar sendiri sebelum Pileg 2019 digelar sudah menyampaikan rasa pesimisnya dapat lolos ke Senayan. Ini karena di dapilnya, persaingan caleg di Nasdem sendiri sangat sengit.

Dapil 2 Sulsel meliputi Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Bone, Wajo, Soppeng, Parepare, Barru, Pangkep, dan Maros. Data sementara, dari sembilan kabupaten, partai yang mendapat kursi yakni PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, PPP, PAN dan PKS. Partai Demokrat tersingkir dari pertarungan di dapil ini.

Legislator DPR RI dari Partai Demokrat, Nasyit Umar, petahana Golkar, Syamsul Bachri tak lolos juga. Selain itu, para ketua tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) juga banyak tumbang. Mereka yakni Ketua PKK Wajo, Andi Maryam, Ketua PKK Parepare Erna Rasyid, dan Ketua PKK Pangkep, Rismayani.

Petahana yang meraih suara tertinggi di Dapil 2 ini adalah Andi Iwan Darmawan Aras. Andi Iwan mempertahankan kursi Partai Gerindra dengan suara pribadi sebanyak 84.703.

“Alhamdulillah, kami masih bisa menjadi peraih suara terbanyak di tengah pertarungan yang sangat keras,” kata Andi Iwan, Ahad (5/5/2019) seperti dikutip Tribunnews.com.

Andi Iwan mengakui pertarungan di dapil Sulsel II pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 sangat sengit karena bertabur “bintang” dan tokoh politik. “Kita bersyukur karena masyarakat masih mempercayai Gerindra dan saya untuk mewakili mereka,” katanya.

Meski Andi Iwan menjadi pemenang secara pribadi, tapi pemenang secara partai adalah Partai Golkar. Suara Partai Golkar menembus 400 ribu suara. Sehingga, Golkar meloloskan dua wakilnya yakni Andi Rio Padjalangi dan Supriansa.

Andi Rio meraih suara pribadi sebanyak 71.414 suara. Sementara mantan wakil bupati Soppeng Supriansa mendapatkan 54.676 suara di Partai Golkar. “Saya liat pembahasan di grup-grup WhatsApp, tapi saya tunggu keputusan KPU,” kata Supriansa.

red: farah abdillah

Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close