#Bebaskan PalestinaNASIONAL

Jangan Kaget, Perusahaan-Perusahaan Lokal Ini Ternyata Juga Terafiliasi Israel

Jakarta (SI Online) – Jika diteliti, ternyata banyak juga perusahaan-perusahaan lokal Indonesia yang sahamnya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan terafiliasi dengan Israel.

Hal ini disampaikan oleh aktivis Indonesia pro-Palestina Aresdi Mahdi. Aresdi menyampaikan bahwa tidak semua perusahaan lokal dapat terbebas dari afiliasi negara Israel sehingga masyarakat perlu melakukan pemeriksaan ulang terkait hal tersebut.

“Perusahaan lokal itu didirikan di lokal benar. Tapi semua perbendaharaan dari perusahaan lokal itu perlu dilakukan penelitian lagi, apakah mereka terafiliasi dengan Israel atau tidak,” ungkap Aresdi dalam keterangannya, Rabu (05/06/2024).

Aresdi menuturkan pemeriksaan ulang amat penting untuk dilakukan karena setiap pendanaan yang mengalir ke perusahaan tersebut, akan berubah menjadi keuntungan dan dibagikan kepada para pemegang saham.

Jika pemegang saham merupakan pihak yang mendukung Israel, maka hasil tersebut kemungkinan akan masuk ke dana kas negara tersebut untuk membeli amunisi dalam konflik yang hingga kini masih terjadi.

Begitu juga jika brand-nya itu dibeli dari perusahaan-perusahaan yang berasal dari negara pendukung Israel, meskipun menjadi perusahaan lokal tetap harus membayar royalti. “Royalti itulah yang kemudian mengalir ke Israel,” kata dia.

Oleh karenanya, Aresdi mengingatkan agar setiap pihak yang sedang melakukan aksi boikot untuk lebih jeli melihat perusahaan lokal yang terafiliasi dengan negara itu karena adanya kemungkinan kerja sama atau transaksi yang dilakukan.

Menurut dia, fakta ini memang belum terbuka di masyarakat sebab tidak semua orang memahami mengenai perusahaan go public dan bagaimana aliran dananya.

Sebelumnya, melalui akun media sosial pribadinya di TikTok dan Instagram @aresdimahdi pada Ahad (02/06), ia telah membeberkan beberapa perusahaan lokal yang dia duga terafiliasi dengan Israel. Di antaranya adalah Indofood, Mayora, Garuda Food, Gudang Garam, dan Kopi Kenangan.

Ia mencontohkan sejumlah investor yang terafiliasi Israel yang masuk melalui saham publik di Indofood adalah First Pacific Company Limited (50,07 persen), The Vanguard Group Inc (1,982 persen), FIL Investment International (0,6772 persen), FIL Investment Management (Singapore) Ltd (0,582 persen), Geode Capital Management LLC (0,350 persen), dan Artemis Investment Management LLP (0,1654 persen).

Kemudian investor yang terafiliasi dengan Israel di Garuda Food adalah Hormel Foods Corporation (30,17 persen) dan MP Evans Group PLC (0,9008 persen). Sedangkan investor terafiliasi Israel di Sido Muncul adalah The Vanguard Group Inc (0,137 persen), Norges Bank Investment Management (0,5050 persen), FIL Investment Management (Singapore) Ltd (0,3693 persen), First Sentier Investors (UK) IM Ltd (0,3603 persen), dan Morgan Stanley Investment Management (0,3271 persen). [SR]

Back to top button