NASIONAL

Edhy Prabowo: Dari “Selokan” Berakhir di KPK

Menhan Prabowo Subianto secara resmi akhirnya buka suara, soal OTT Menteri Kelautan Edhy Prabowo.

“Dia saya angkat dari selokan, dan inilah yang dilakukan kepada saya,” ujar Prabowo seperti ditirukan adiknya Hashim Djojohadikusumo.

Prabowo menyampaikan kemarahannya kepada Hashim dalam Bahasa Inggris. ”I lift him up from the gutter and this is what he does to me.”

Media kemudian menerjemahkannya cukup beragam. Diangkat dari selokan, got, dan ada pula yang menerjemahkan menjadi comberan.

“Pak Prabowo sangat marah, sangat kecewa, merasa dikhianati,” tambah Hashim.

Reaksi keras Prabowo ini sangat mengejutkan. Terutama pada pilihan diksinya. “Selokan!”

Seorang mantan petinggi negara yang kenal dekat dengan keluarga Djojohadikusumo, mengaku sangat terkejut.

“Kenapa sekasar itu ya? Kalau sudah tolong orang, ya tolong saja,” ujarnya.

Bagi sang mantan petinggi, Hashim dan Prabowo tidak bisa cuci tangan begitu saja. Faktanya Hashim juga dapat konsesi dalam ekspor benih lobster (benur).

Bahwa perusahaan Hashim mengaku belum pernah mengekspor benur. Itu soal yang berbeda.

Mengapa Hashim sampai harus membuka percakapan internal itu ke publik?

Walau cukup terlambat, dari sisi strategi marketing politik, Hashim sedang melaksanakan damage control management.

Dia sedang mencoba mengurangi kerusakan politik yang sedang terjadi. Kerusakan politik pada Gerindra, dan secara khusus kepada brand besar yang mereka sandang, yakni keluarga Djojohadikusumo.

1 2 3Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button