OPINI

Bu Mensos Sampai Berjumpa di Kampung 1001 Malam

Bagaimana dengan walikota (dulu) Risma?

Berdasarkan pengakuan, ibu Walikota belum pernah menjenguk.

Situasi kontras ini lah tampaknya yang membuat wartawan di Surabaya kembali berbondong-bondong mengunjungi Kampung 1001 malam.

Mereka menampilkan situasi paradoks ini.

Hanya dalam beberapa hari menjadi Mensos dan tinggal di Jakarta, Risma bisa langsung menemukan puluhan tuna wisma dan gelandangan.

Panti Rehabiltasi Pangudi Luhur di Bekasi langsung penuh dengan gelandangan, pemulung dan pengemis. Sebagian dilatih kerja, dan sebagian disalurkan menjadi “karyawan” di BUMN.

Di Surabaya Risma menjadi walikota selama dua periode. Sebelumnya puluhan tahun mengabdi menjadi ASN di Pemkot Surabaya.

Kok bisa-bisanya dia “tidak tahu” ada ratusan warganya yang masih tinggal di kolong jembatan.

Profesi mereka juga sama. Pengamen, pemulung, dan pengemis. Sebagian membuka warung kecil-kecilan.

Mudah-mudahan saja Bu Risma tidak sedang mengidap “rabun dekat.” Hanya bisa melihat gelandangan yang berada jauh di Jakarta.

Bu Risma kalau ada waktu pulang ke Surabaya, jangan lupa mampir ke Kampung 1001 malam ya.

Mereka ini juga masuk dalam ruang lingkup kerja Anda sebagai Mensos. Masih jadi tanggung jawab Anda.

Anda kan bukan Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat. Tapi Mensos RI.

Sampai jumpa di Kampung 1001 malam Bu Risma……..end.

Hersubeno Arief

Sumber: Facebook Hersubeno Arief

Laman sebelumnya 1 2 3

Artikel Terkait

Back to top button