Serikat Perawat Inggris Putus Kemitraan dengan Perusahaan Obat Israel
London (Suaraislam.id) — Royal College of Nursing (RCN), organisasi profesi dan serikat pekerja perawat di Inggris, resmi mengakhiri kerja sama komersial dengan perusahaan farmasi asal Israel, Teva UK. Langkah ini diambil akibat keterlibatan perusahaan tersebut dengan militer Israel.
Kelompok Nurses 4 Palestine di Inggris mengonfirmasi bahwa Ketua Dewan RCN, Carmel O’Boyle, telah memastikanTeav UK tidak lagi menjadi sponsor RCNi Nursing Leadership Summit yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober mendatang.
O’Boyle menyampaikan keputusan penetapan pemutusan kerja sama tersebut melalui surat resmi kepada pihak serikat pekerja pada 23 September 2026.
“Keputusan itu diambil setelah kampanye berkelanjutan yang mendesak institusi kesehatan Inggris mengakhiri kerja sama dengan sejumlah perusahaan yang berkaitan dengan apartheid Israel dan pelanggaran hukum internasional,” tulis pernyataan resmi Nurses 4 Palestine.
Gerakan tersebut diusung bersama UK Healthcare Petitions to the Royal Colleges untuk menggalang dukungan tenaga kesehatan dan anggota serikat dalam menentang kemitraan RCN dengan Teva.
Nurses 4 Palestine mengungkapkan bahwa RCN menyadari perlunya rekam jejak global Teva Pharmaceuticals diperiksa lebih mendalam, terutama terkait operasional perusahaan yang menjadi perhatian hukum serta publik.
Hasil pemeriksaan internal menyimpulkan bahwa aktivitas Teva tidak sejalan dengan standar etika profesi keperawatan.
Atas temuan tersebut, RCN mengumumkan peninjauan menyeluruh terhadap kebijakan kerja sama komersialnya dengan mempertimbangkan bukti yang disampaikan kelompok kampanye melalui surat terbuka tertanggal 10 September.
“Ketika pekerja garis depan bersatu, sikap institusi yang sulit berubah dapat diatasi dan upaya perusahaan memperbaiki citranya dapat dihentikan,” tegas Nurses 4 Palestine. []
Sumber: Anadolu Agency






