Gubernur Pramono Resmikan Masjid Apung An-Nur di Ancol
Jakarta (Suaraislam.id) — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Masjid Apung An-Nur Jakarta di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Masjid terapung ini diharapkan dapat menjadi landmark baru bagi wisata keagamaan di ibu kota.
“Saya yakin akan menjadi landmark baru wisata keagamaan, selain bisa berkunjung ke Ancol, juga bisa melihat dan juga memanfaatkan masjid ini,” kata Pramono di Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Masjid Apung An-Nur Jakarta pertama kali digagas oleh Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022, Anies Baswedan, pada 2019 silam. Namun, karena berbagai hambatan termasuk pandemi Covid-19, proses pembangunannya baru dapat dilanjutkan kembali pada November 2024.
Pramono menyebutkan bahwa bangunan Masjid Apung An-Nur memiliki luas 2.241 meter persegi. Masjid ini mampu menampung 600 jemaah, yang terdiri atas 460 jemaah ikhwan dan 140 jemaah akhwat.
“Nantinya, direncanakan untuk extension, akan ditambah kurang lebih 300 jemaah,” ujar Pramono.
Masjid megah tersebut dirancang oleh arsitek kenamaan Andra Matin, yang menghasilkan karya dengan filosofi utama berupa bahtera iman.
“Ketika saya disodorkan beberapa nama untuk memutuskan nama masjid ini, saya akhirnya memutuskan ‘An-Nur’ karena tempatnya itu penuh cahaya,” ungkap Pramono.
Ia meyakini masjid apung tersebut akan menjadi simbol baru bagi Jakarta. Karena itu, ia mendorong PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk agar mengelola fasilitas ibadah ini dengan sebaik-baiknya.
Menurut Pramono, peresmian Masjid Apung An-Nur bukan sekadar penambahan bangunan atau fasilitas fisik di Jakarta. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadirkan kota yang semakin baik, manusiawi, serta inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.[]






