Allah SWT, Tuhan Pencipta Alam Semesta

Karenanya, Allah SWT pula pemilik dan pembuat hukum dan aturan yang harus dijalankan oleh manusia, sebab aturannya pasti sempurna yang bisa digunakan oleh manusia dalam berbagai persoalan hidupnya.
Keteraturan penciptaan alam semesta, manusia, dan kehidupan juga menunjukan bahwa Allah SWT adalah pembuat hukum yang Maha sempurna, yang dengannya manusia wajib untuk tunduk patuh pada aturan yang Allah SWT tetapkan. Yang Allah SWT turunkan kepada Rasulullah Muhanmad saw melalui Malaikat Jibril as, untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia, agar seluruh umat manusia mengetahui bahwa tidaklah ia diciptakan hanyalah untuk beribadah kepada Allah SWT saja. Sebagaimana firman Allah SWT :
وَمَا خَلَقۡتُ الۡجِنَّ وَالۡاِنۡسَ اِلَّا لِيَعۡبُدُوۡنِ
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Az-Zariyat: 56)
Ibadah dalam arti tunduk patuh pada seluruh aturan dan hukum-hukum yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, agar dijalankan segala perintah-Nya dan agar dijauhi segala larangan-Nya, sebagai tanda ketundukpatuhan manusia kepada Allah SWT, sebagai bukti keimanannya kepada Allah SWT, yang lahir dari proses berfikir atas nikmat akal yang Allah SWT karuniakan kepada manusia. Sehingga manusia akan memiliki akidah yang kokoh pada dirinya, yaitu akidah yang lahir dari kesadaran melakukan proses berfikir, sebagaimana Nabi Ibrahim as saat mencari siapa Tuhan-Nya yang kisahnya diabadikan dalam Al-Qur’an. Wallahu a’lam.[]
Ayu Mela Yulianti, S.Pt, Pegiat Literasi dan Pemerhati Kebijakan Publik.