NASIONAL

Bangun Persatuan yang Nyata dengan Menguatkan Ta’liful Qulub

Bogor (SI Online) – Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Didin Hafidhuddin mengajak umat Islam untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.

“Kenapa umat Islam lemah dan mudah diadu domba, kita selalu berkata persatuan padahal terkadang kita suka berpecah bahkan dalam satu organisasi. Ada yang hilang selama ini, yaitu kita belum melakukan ta’liful qulub (kesatuan hati),” ujar Kiai Didin dalam kajian online pada Ahad (20/9/2020).

Ia menjelaskan, upaya ta’liful qulub yaitu dengan melaksanakan segala ketentuanNya. “Dengan penguatan ibadah, saling mencintai, saling memahami dan saling berkolaborasi serta saling menjaga diantara kita sesama umat Islam,” jelas Kiai Didin.

Selain itu, harus berupaya sedikit demi menghilangkan sifat hasud atau dengki terhadap sesama Muslim. “Jangan mudah terpancing untuk menyalahkan saudara-saudara kita, lebih baik kita melakukan ta’liful qulub dengan banyak bersedekah, berjamaah baik ibadah maupun muamalah,” tuturnya.

Salah satu contoh berjamaah dalam muamalah, adalah mengutamakan membeli produk ke sesama Muslim. “Kalau ada saudara kita berjualan mulailah belanja dari situ, karena itu akan melahirkan persatuan. Nabi Muhammad Saw berpesan: kita adalah kaum yang tidak makan dan tidak membeli sesuatu kecuali dari orang-orang yang bertakwa,” jelas Kiai Didin.

“Jadi itu yang harus kita bangun, berjamaah dalam ibadah dan muamalah, serta menjadikan masjid sebagai tempat kembali. Walaupun saat pandemi sekarang ini, kita ke masjid dengan menggunakan protokol kesehatan,” tandasnya.

red: adhila

Artikel Terkait

Back to top button