ZISWAF

Bantu Keluarga Palestina Melalui Program Sister Family Palestine-Indonesia

Jakarta (SI Online) – Di masa pandemi Covid-19 saat ini, perekonomian warga Gaza, Palestina makin terpuruk. Human Rights Monitor melaporkan, Gaza tidak lagi bisa hidup pasca lebih dari 15 tahun hidup dalam kurungan blokade Zionis.

Dalam laporan tersebut, dikatakan juga bahwa tingkat angka pengangguran terus meningkat, seiring peningkatan jumlah keluarga yang hidup dalam garis kemiskinan. Angka kemiskinan meningkat dari 40% di tahun 2005 menjadi 56% di tahun 2020 dari total populasi masyarakat Gaza.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) berikhtiar membangkitkan semangat umat dalam membantu meringankan beban warga Palestina melalui program Sister Family Palestine-Indonesia.

Melalui program Sister Family Palestine-Indonesia, keluarga dermawan Indonesia diajak untuk membantu menopang kebutuhan dasar keluarga-keluarga prasejahtera dengan mempersaudarakan keluarga Indonesia dan Palestina.

Senior Vice President ACT, Rini Maryani, mengatakan Sister Family Palestine-Indonesia menjadi upaya lanjutan ACT dalam membangkitkan harkat dan martabat masyarakat Palestina yang masih terjajah serta meningkatkan tali persaudaraan antarbangsa.

“Insyaallah, program ini akan meringankan dan menopang perjuangan ribuan keluarga Palestina di tengah penjajahan dan pengepungan yang Zionis lakukan,” ungkap Rini dalam peluncuran program Sister Family Indonesia-Palestina pada Jumat (5/2/2021).

Rini mengatakan, melalui Sister Family Palestine-Indonesia, keluarga-keluarga Palestina akan menerima paket bantuan pangan, pakaian, perlengkapan masak, alas tidur, listrik, kesehatan. Beberapa keluarga tertentu juga akan mendapatkan bantuan sewa rumah atau bantuan biaya sekolah.

Koordinator Program Sister Family Indonesia-Palestina, Andi Noor Faradiba menambahkan, kondisi Palestina sebagai tolok ukur kebangkitan umat Islam dan menjadi acuan dalam mengukur value dari program ini.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button