#Wabah CoronaINTERNASIONAL

Belajarlah dari Italia, Jangan Remehkan Corona

Roma (SI Online) – Direktur Departemen Keadaan Darurat Rumah Sakit Chiari, Italia, Paolo Terragnoli mengatakan, seharusnya tidak boleh ada satupun negara yang meremehkan Covid-19. Dia mengatakan, semua negara harus belajar dari Italia dan mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Terragnoli mengatakan, separoh dari semua tempat tidur di rumah sakitnya telah didedikasikan untuk para korban pandemi. Namun mereka masih kewalahan.

“Kami telah membatalkan semua operasi terkait non-Covid-19 selain dari keadaan darurat, dan kami telah mencapai titik kejenuhan. Kami berusaha melakukan yang terbaik. Tapi saya terus terang tidak tahu sampai kapan ini bisa berlanjut,” ucap Terragoni seperti dilansir Al Arabiya yang dikutip Sindonews.com, Ahad 5 April 2020.

“Trennya seperti tidak berkurang sama sekali. Saya sangat berharap langkah-langkah penahanan akan mulai berpengaruh pada akhir minggu ini,” sambungnya.

Terragnoli mengatakan pengalaman Italia adalah contoh bagi negara-negara lain yang belum mencapai tingkat infeksi puncaknya.

“Rekomendasi saya adalah mempersiapkan, pada waktu yang tepat. Musuh ini tidak boleh diremehkan dengan cara apa pun: itu licik, tetapi sangat kuat,” katanya.

“Rumah sakit di seluruh dunia harus bersiap, jika tidak akan menjadi bencana. Italia diejek di Eropa, tetapi itu akan menjadi pelajaran bagi negara-negara yang masih belum memiliki persepsi yang akurat tentang bahaya. Meremehkan (bahaya ini) akan menghasilkan biaya manusia yang sangat tinggi yang akan dibayarkan kemudian,” ujarnya.

Italia memiliki sistem perawatan kesehatan universal. Tapi sekarang, rumah sakit dan staf medisnya kewalahan, memicu perdebatan yang menyedihkan antara dokter tentang siapa yang harus dirawat terlebih dahulu.

Sebagai informasi, hingga Sabtu 4 April 2020, Italia mencatat 124.632 kasus Covid-19. Korban meninggal di negara tersebut melebihi AS dan Spanyol, yakni menembus 15.362 jiwa.

red: asyakira

Artikel Terkait

Back to top button