#Pemilu 2019NASIONAL

Budiman dan Eva Sundari, Dua Politisi Kondang PDIP yang Gagal ke Senayan

Jakarta (SI Online) – Dua politisi PDIP, Budiman Sudjatmiko dan Eva Kusuma Sundari memastikan dirinya tidak dapat lagi melengang ke Senayan. Keduanya gagal bersaing untuk memperebutkan kursi DPR dari daerah pemilihan masing-masing.

Eva Sundari berangkat dari Dapil VI Jawa Timur yang meliputi Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, dan Kota Kediri. Sementara Budiman Sudjatmiko adalah Caleg PDIP dari Dapil VII yang meliputi Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi.

Kabar tidak lolosnya Budiman dan Eva ini disampaikan politikus Partai Demokrat, Andi Arief.

“Saya agak terkejut dan prihatin, dua sahabat saya yang bisa memberi warna di DPR dari PDIP kabarnya gagal memenuhi kursi. Buat Budiman Sudjatmiko dan Eva Sundari, teruslah berjuang meski di luar Parlemen,” tulis dia melalui akun Twitternya, @AndiArief__.

Eva dan Budiman pun tidak membantah cuitan Andi ini. “Betul, tapi Demokrat hilang di dapil kita. Hitungan internal, berat PDIP dapat empat kursi,” kata Eva, Senin 29 April 2019 seperti dilasir Viva.co.id.

Eva mengungkapkan, kemungkinan politisi yang akan lolos dari dapilnya adalah Guruh Soekarnoputra, Arteria Dahlan, dan Sri Rahayu. “Tiga kursi insya Allah dapatnya. Guruh, Arteria, Sri Rahayu. Kita tunggu real count KPUD hari ini biar afdol,” kata Eva.

Eva sendiri menjadi anggota DPR Periode 2014-2019 adalah hasil dari Pergantian Antarwaktu (PAW). Ia menggantikan posisi Pramono Anung yang ditunjuk Jokowi menjadi Sekretaris Kabinet. Pada pemilu 2014 lalu Eva tidak lolos. Padahal saat itu ia mengaku telah menghabiskan dana Rp1,5 miliar.

Budiman Sudjatmiko juga mengakui kegagalannya. Melalui twitter, Budiman mengaku pasrah pada kegagalannya melenggang ke Senayan. Budiman telah dua periode menjadi anggota DPR.

“Saya dulu “mati” dlm pertarungan Kebebasan, lantas “hidup” lagi di 1998. “Hidup” berlanjut demi Kesetaraan lewat @UUDesa & lanjut “hidup” u/ periode ke 2. Kini saya “mati”, tp siap u/ “hidup” lagi bertarung u/ Kemajuan. 1 hal pasti: hidupku tdk membosankan,” ujar Budiman dalam twitternya, @budimandjatmiko.

red: shodiq ramadhan

Artikel Terkait

Back to top button