SUARA PEMBACA

Cara Unik Tangkal Corona: Belajar dari Kelakar Para Pejabat Tinggi

Corona covid-19 sudah 37 hari berada di negeri khatulistiwa. Hingga hari ke-37 ini, sudah ada ribuan kasus positif covid-19 dengan jumlah yang meninggal lebih banyak dari yang sembuh.

Pemerintah tak memgambil opsi lockdown untuk menahan laju penyebaran virus. Pertimbangan ekonomi menjadi alasan pemerintah untuk menerapkan PSBB dan darurat sipil. Ibarat pepatah tikus tak mati, kucing pun tak mati. Ingin aman keduanya, sektor ekonomi juga penanganan corona. Sementara, covid-19 tak bisa diladeni dengan setengah hati, dia harus serius dan tak boleh berhitung untung rugi. Karena menyangkut jiwa manusia.

Akhirnya, mencegah penularan covid-19 dikembalikan kepada rakyat. Apa saja cara unik yang bisa kita lakukan untuk mencegah tertular virus covid-19?

Kelakar para penguasa negeri yang sesumbar sebelum corona datang, bisa jadi inspirasi. Kita memaksakan diri untuk melihatnya dari sudut pandang yang lain. Meskipun nyatanya corona tetap masuk ke Indonesia.

Pertama, ada Menkes yang mengatakan enjoy aja dan makan yang cukup (detik.com, 27/01/2020). Ya, kondisi enjoy akan mengalirkan energi positif dalam tubuh, ini akan meningkatkan imun tubuh dan mampu mencegah tertular virus.

Kedua, Menkopolhukam sesumbar bahwa Indonesia satu-satunya negara besar yang tak kena virus corona (cnnindonesia.com, 07/02/20202). Sebagai negeri yang dilalui garis khatulistiwa, Indonesia mendapat keuntungan dengan paparan sinar matahari tinggi sepanjang tahun.

Dari situs alodokter, sinar matahari dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Saat terpapar sinar matahari, tubuh akan menghasilkan lebih banyak sel darah putih yang berfungsi sebagai perlindungan tubuh. Sel darah putih memegang peranan penting dalam melawan berbagai penyebab infeksi.

Ketiga, Menhub pernah berkelakar, sebelum beliau terinfeksi virus covid-19. Kata Menhub, kita kebal corona karena doyan nasi kucing (republika.co.id, 17/02/2020).

Menurut wikipedia, nasi kucing adalah makanan yang berasal dari Yogyakarta, Semarang, dan Surakarta. Porsi nasi kucing yaitu sedikit, biasanya ditambah sambal, ikan, dan tempe, lalu dibungkus daun pisang.

Yang pernah makan nasi kucing jelas tau bagaimana porsi nasinya. Ini yang membuat kondisi perut kita tidak kelaparan tapi tidak juga kekenyangan, pas. Sesuai anjuran Rasulullah: “makanlah ketika lapar dan berhentilah sebelum kenyang”. Pola makan seperti ini menghindarkan kita dari berbagai macam penyakit kronik macam diabetes, kolesterol, juga jantung.

Di nasi kucing ada sambal. Bahan-bahan sambal terdiri dari cabe rawit dan tomat. Keduanya kaya akan vitamin C. Mengonsumsi vitamin C akan meningkatkan daya tahan tubuh kita.

Candaan ala pejabat tinggi Indonesia tentang virus Corona.

Ada pula ikan dan tempe yang tinggi protein. Protein sangat berfungsi bagi tubuh kita. Selain sebagai pemelihara jaringan tubuh dan sumber energi tubuh, protein juga membantu tubuh membentuk antibodi.

Antibodi dibentuk oleh protein untuk membantu mencegah serangan penyakit dan infeksi pada tubuh. Fungsi protein ini mengidentifikasi dan membantu menghancurkan antigen seperti bakteri dan virus (liputan6.com, 20/11/2018).

Keempat, Wapres mengatakan Indonesia bisa terhindar dari virus corona berkah doa dan qunut para ulama (tempo.co, 27/02/2020). Tak bisa dipungkiri, doa adalah senjata orang mukmin. Berkat doa, seorang mukmin akan selalu menghubungkan dirinya dengan Allah Swt. Hubungan ini akan melahirkan jiwa-jiwa yang tenang sekaligus optimis,. Terhindar dari stres dan panik. Stres dan panik hanya akan mendatangkan penyakit.

Keyakinan akan doa ini adalah perkara keimanan. Dan berdoa adalah suatu kewajiban bagi kaum muslimin. Teruslah berdoa agar kita terhindar dari bahaya corona dan agar wabah ini segera diangkat oleh Allah.

Cara satu sampai empat di atas adalah hal yang bisa kita lakukan secara individu. Inilah yang dinamakan herd immunity. Cara yang ditempuh pemerintah dibalik kata PSBB dan darurat sipil.

Mengandalkan herd immunity pada pandemi corona jelas tidak manusiawi. Terutama dengan fakta-fakta berikut: tak ditutupnya akses keluar masuk orang, bercampur antara yang sehat dan sakit.

Tak dipenuhinya kebutuhan pangan individu, kondisi kelaparan akan rentan terserang penyakit. Di PHK nya ribuan buruh, ditambah puluhan ribu napi yang dilepaskan tanpa jaminan hidup manusiawi. Hal itu menimbulkan rasa takut dan stress di masyarakat, ini menurunkan imun tubuh. Ancaman penjara bagi yang mengkritik pemerintah juga menambah horor bagi rakyat.

Sementara para tenaga kesehatan disuruh berperang di garda depan melawan corona, tanpa APD. Puluhan dokter dan perawat akhirnya gugur. Lalu, jika semua tenaga media gugur, siapa lagi yang mengobati masyarakat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di hati rakyat.

Segala fakta-fakta di atas tak baik untuk imunitas tubuh. Sementara herd immunity adalah konsep epidemiologis yang menggambarkan bagaimana suatu populasi cukup kebal terhadap suatu infeksi sehingga infeksi tidak menyebar di komunitas itu.

Ketidakmanusiawian herd immunity adalah dengan membiarkan rakyat berjibaku sendiri dengan infeksi virus. Pemerintah cuci tangan dari kewajiban mengurusi rakyatnya.

Secara alamiah, herd immunity akan mengurangi jumlah penduduk. Cara ini akan mengeliminasi dua kelompok masyarakat yang rendah imunitas tubuhnya. Yaitu orang lanjut usia dan mereka yang memiliki penyakit bawaan.

Akan lebih banyak lagi yang tereliminasi, tidak hanya dua kelompok tadi. Karena fakta-fakta yang ada di atas, secara sistemik telah menurunkan imun tubuh rakyat. Wallahu a’lam []

Mahrita Julia Hapsari, M.Pd
Praktisi Pendidikan

Artikel Terkait

Back to top button