INTERNASIONAL

Gaza Siapkan Strategi Baru Jika Blokade Berlanjut

Gaza (SI Online) – Komite nasional pawai kepulangan dan pencabutan blokade mengancam menempuh sejumlah langkah perjuangan baru, jika blokade Gaza terus berlanjut.

Anggota komite, Khidir Habib mengatakan, penjajah zionis seharusnya tak menguji kesabaran bangsa Palestina. “Banyak sarana yang akan kami tempuh untuk melanjutkan perjuangan mengusir musuh dengan segenap kekuatan,” jelasnya dikutip dari Pusat Informasi Palestina, Sabtu (5/1/2019).

Khidir menegaskan bahwa partisipasi luas pada aksi Jumat “Melawan Normalisasi” menegaskan kelanjutan aksi pawai kepulangan, meski pasukan Israel menjadikan mereka sebagai sasaran. Dan kejahatan Israel tak akan dibiarkan, rakyat Palestina akan terus berjuang sampai mencapai tujuan.

Khidir menyebutkan, normalisasi dengan penjajah zionis merupakan tikaman di lambung bangsa Palestina. Ia mengingatkan untuk menggagalkan semua upaya normalisasi dan mengancam Israel agar tidak menganiaya para tawanan Palestina di penjara mereka. Jika itu terjadi, akan memicu eskalasi di lapangan secara menyeluruh.

Aksi Jumat depan mengambil tema: Jumat “Keteguhan Akan Patahkan Blokade” yang menegaskan perjuangan rakyat Palestina untuk mencabut blokade dan mengakhiri penderitaan mereka.

Khidir menegaskan pentingnya menyatukan barisan, menghadirkan iklim persatuan, mencabut sanksi dari Gaza, dan menyeru Mesir untuk mengintensifkan upaya menyukseskan rekonsiliasi Palestina.

Ribuan rakyat Palestina hadir dalam aksi Jumat ke 41 pawai kepulangan dan pencabutan blokade di perbatasan Timur Gaza.

Komite menyerukan kepada segenap warga untuk hadir dalam aksi Jumat Melawan Normalisasi.

Sejak 30 Maret lalu, rakyat Palestina hadir dalam aksi pawai damai dekat pagar pemisah antara Gaza dan wilayah Palestina jajahan tahun 1948, menuntut hak kepulangan pengungsi ke kota asal mereka saat terusir pada tahun 1948, dan pencabutan blokade Gaza.

Militer Israel merespon pawai kepulangan dengan represif, menembaki mereka menggunakan gas air mata dan peluru tajam, yang menyebabkan gugurnya 256 demonstran, dan melukai 25 ribu lainnya, termasuk 500 luka parah.

sumber: infopalestina

Artikel Terkait

Back to top button