NASIONAL

Jamil Azzaini: Pemimpin Masa Depan Diharapkan Hapal Alquran

Jakarta (SI Online) – Pimpinan Tahfizh Leadership Jamil Azzaini menilai, saat ini Indonesia masih kekurangan pemimpin yang berkualitas. Karena itu, perlu ada upaya menciptakan generasi unggul yang Islami dan bisa menjadi pemimpin di masa depan.

“Kita berharap pemimpin masa depan adalah pemimpin-pemimpin yang hafal Alquran, baik itu pemimpin pemerintahan atau pemimpin perusahaan, kalau bisa semua hafal Alquran,” ujar Jamil kepada Suara Islam Online di sela-sela acara wisuda Pesantren Tahfizh Leadership di Jakarta, Senin (1/7/2019).

Dengan program Tahfizh Leadership, Jamil yang dikenal sebagai motivator itu berupaya menciptakan pemimpin masa depan yang hapal Alquran dan profesional dalam urusan dunia.

“Saya ingin menciptakan dan membuktikan bahwa orang yang mengamalkan alquran itu kalau jadi pemimpin pembangunan lebih pesat kalau pebisnis untungnya lebih meroket. Jadi supaya tidak terpisah ini alquran urusan akherat, ini bisnis urusan dunia. Akhirat dan dunia itu kalau dipadukan akan menjadi kekuatan,” jelasnya.

“Istilah saya, kalau bisnis dan karirnya mau berkembang, padukan dua ‘al’, profesional dan spiritual, profesionalnya ok spritualnya juga keren,” tambah Jamil.

Pesantren Tahfizh Leadership yang dipimpinnya saat ini sudah mencapai angkatan ke-5 dan tahun ini mewisuda sebanyak 38 santri yang 25 diantaranya sudah hapal 30 juz Alquran.

Untuk angkatan ke-5 ini, Tahfizh Leadership telah memiliki 4 cabang yang berlokasi di Jakarta, Bogor, Bandung, dan Klaten. Diharapkan, pada 2030 nanti Tahfizh Leadership ditargetkan memiliki 1.000 cabang seluruh Indonesia.

red: adhila

Back to top button