NUIM HIDAYAT

Jokowi Pernah Letakkan Karangan Bunga di Makam Attaturk

Bila pemerintah Jokowi memaksakan jalan di daerah Menteng itu bernama Kemal Attaturk, berarti istana rabun sejarah dunia. Tapi bagi umat Islam mungkin lebih baik, karena semakin jelas musuh dan kawan.

Baca juga: Wantim MUI: Tinjau Ulang Rencana Tokoh Sekuler Turki Ataturk Jadi Nama Jalan

Dalam Islam, politik adalah bagian dari ajaran Islam. Yakni umat Islam dalam berpolitik, mesti dijiwai oleh nilai-nilai Islam. Nilai keadilan, kejujuran, keikhlasan dan lain-lain. Dengan landasan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi, maka ketika berpolitik umat Islam tidak menghalalkan segala cara dalam meraih kekuasaan. Intinya umat Islam dalam berpolitik memadukan akal dan wahyu.

Sementara itu kaum sekuler dalam berpolitik memadukan akal dan hawa nafsu. Sehingga yang terjadi adalah kerusakan. Presiden dan konco-konconya bisa bersenang-senang, sementara jutaan rakyat berada dalam kemiskinan.

Semoga pimpinan negara kita menyadari bahaya sekulerisasi dalam kehidupan bernegara. Wallahu azizun hakim. []

Nuim Hidayat, Dosen Akademi Dakwah Indonesia, Depok.

Laman sebelumnya 1 2 3

Artikel Terkait

Back to top button