NASIONAL

Kajian Ramadhan di Pelni Dibatalkan dan Pengurusnya Dipecat, Wantim MUI: Ini Arogansi Kekuasaan

Jakarta (SI Online) – Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhyiddin Junaidi menyayangkan keputusan PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) terkait polemik daftar penceramah kegiatan pengajian Ramadhan 1442 H.

“Pembatalan jadwal pengajian Ramadhan oleh direksi PT Pelni dan pencopotan petugas yang menangani masalah kerohanian di PT plat merah itu adalah bentuk nyata arogansi kekuasaan,” kata Kiai Muhyiddin melalui pernyataan tertulisnya kepada Suara Islam Online, Jumat (9/4/2021).

Menurutnya, kebijakan tersebut melukai perasaan umat Islam dan bertentangan dengan sila pertama Pancasila.

Kiai Muhyiddin mengatakan, pembinaan mental spiritual di kalangan karyawan/karyawati sebuah perusahaan bagian integral dari agenda pengembangan sumber daya manusia yang punya integritas tinggi kepada bangsa dan negara.

“Bahkan ceramah agama sangat diperlukan untuk menumbuh kembangkan rasa kepemilkan dan tanggung jawab kepada perusahaan,” jelasnya.

“Dengan demikian kerugian dan hilangnya aset negara bisa diatasi. Kasus penyalahgunaan dan penyimpangan juga bisa diatasi,” tambah Kiai Muhyiddin.

Ketua Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mengatakan, seharusnya pemerintah memberikan insentif kepada mereka yang aktif dan kreatif dalam membantu pemerintah di bidang pembinaan mental spiritual.

“Bukan sebaliknya diancam dan dikenakan sanksi berat,” tuturnya.

“MUI minta agar para petinggi negara ini sadar supaya berhenti mengaitkan tindak kekerasan dengan prilaku umat Islam,” tandas Kiai Muhyiddin.

Seperti diketahui, Komisaris PT Pelni Dede Budhyaryo mengumumkan batalnya acara pengajian Ramadan secara daring di Badan Kerohanian Islam PT Pelni.

Tak hanya itu, Dede juga mengungkapkan bahwa pejabat yang terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut dipecat. Hal ini dilakukan Dede dengan dalih agar tak menyebarkan paham yang menurutnya radikal.

Diketahui, pada flyer acara kajian Ramadan yang beredar, pengisi acara kajian terdiri dari Ustaz Firanda Andirja, Ustaz Rizal Yuliar, Ustaz Syafiq Riza Basalamah. Selain nama-nama tersebut, juga ada KH Cholil Nafis, Ketua Bidang Dakwah MUI.

red: adhila

Artikel Terkait

Back to top button