INTERNASIONAL

Kezaliman terhadap Wanita Palestina di Penjara Israel

Gaza (SI Online) – Penjajah Israel sama sekali tidak menghargai adat istiadat, nilai-nilai, norma dan prinsip-prinsip yang berlaku. Mereka menahan puluhan wanita Palestina di dalam penjara-penjaranya. Para tawanan wanita ini mengalami berbagai tindak arogansi dan terorisme yang tidak dapat digambarkan.

Sebanyak 17 ribu wanita Palestina telah ditahan oleh penjajah Israel selama beberapa dekade di penjara-penjara Israel. Berikut sekilas tentang perjalanan tawanan wanita Palestina di dalam penjara-penjara Israel berdasarkan data yang dilansir Pusat Informasi Palestina.

Sebanyak 17 ribu wanita Palestina ditangkap dan ditawan pasukan penjajah Israel sejak tahun 1967

Sebanyak 3000 wanita Palestina ditangkap dan ditawan pasukan penjajah Israel selama infifadhah pertama tahun 1987.

Sebanyak 1000 wanita Palestina ditangkap dan ditawan pasukan penjajah Israel selam intifadhah al-Aqsha tahun 2002.

Saat ini masih ada 36 wanita Palestina yang mendekam di dalam penjara-penjara penjajah Israel. Sebanyak 20 di antaranya adalah ibu yang meninggalkan suami dan anak-anaknya, 6 di antaranya mengalami luka tembak.

Separoh dari tawanan wanita Palestina yang mendekam di dalam penjara-penjara Israel divonis hukuman penjara, yang paling tinggi divonis 16 tahun penjara.

Para tawanan wanita ini menderita akibat kebijakan penelantaran medis yang sengaja dilakukan oleh pihak penjara Israel.

Mereka mengeluhkan, tidak ada dokter wanita yang menangani para tawanan wanita yang sakit dan tidak ada pemberian obat-obatan yang sesuai untuk kasus-kasus sakit di dalam penjara.

Kondisi yang dialami tawanan wanita Isra Ja’abish merupakan kondisi paling sulit dari kasus sakit yang dialami para tawanan wanita Palestina di penjara-penjara Israel.

Para tawanan wanita ini sering mengalami penderitaan saat pemindahan ke penjara Hasharon. Sebagian mereka tidak boleh dikunjungi. Tidak ada ruang dapur untuk para tawanan wanita di dalam penjara.

Mereka juga dibatasi waktu pada saat ke kamar mandi. Dibatasi oleh kamera-kemera pengawas (CCTV) pada saat berada di area santai (untuk mencari udara). Karena itu, tidak ada tuntutan bagi para tawanan wanita Palestina, kecuali kebebasan mereka

sumber: infopalestina

Back to top button