OASE

Mensyukuri Bumi sebagai Tempat Hidup

Orang yang di dunia ini hanya memperjuangkan segalanya untuk dunia, bagaikan orang yang meminum air laut. Didapatkan seluas itu, maka seluas itu pula dahaga; tidak akan pernah terpuaskan. Jangan salah menilai dunia dan jangan salah dalam mengartikan “tabiat bumi”.

Sebaliknya, orang-orang yang hidup untuk akhiratnya dan seluruh asetnya digunakan akhiratnya, maka di dunia ia akan selalu hidup cukup dan di akhiratnya selamat juga mulia. Makanlah dan nikmatilah apa yang Allah sudah berikan di dunia ini. Lanjutkan dengan mengingat bahwa kelak kita akan pulang kembali kepada-Nya.

Meski di ayat ini, Allah Ta’ala memerintahkan kita untuk makan dari apa yang tumbuh dari bumi dan menjelajahi bumi, bukan berarti kita menjadi tidak produktif. Imam Nawawi menganjurkan agar umat Islam selalu bekerja keras dan memakan apa yang diproduksi dengan kedua tangan sendiri dan memanfaatkan semaksimal mungkin apa yang dapat dihasilkan oleh kedua tangan sendiri. Dan, jangan sampai bergantung pada orang lain.

Akhirnya, bersyukurlah kepada Allah yang telah menjadikan bumi sebagai tempat yang paling baik untuk ditinggali.

Jadikanlah bumi layaknya tunggangan untuk berkendara. Bahwa ia tidak pernah abadi dan kelak kita akan lepas darinya. Hanya kepada Allah lah kita akan kembali.

Ingatlah akhirat adalah tempat tinggal utamamu karena sesungguhnya kita pada akhirnya adalah penduduk akhirat.

Jadilah produktif dan jangan bergantung pada orang lain. Berusalah dengan tangan kita sendiri karena Allah telah meberikan fasilitas dan modal terbaik untuk hidup sebagai hamba.

Yang terpenting, ingatlah bahwa Allah adalah tempat kembali dan tujuan akhir kita. Ujung perjalanan hidup adalah kematian. Kita tidak pernah lolos dari kematian. Maka, persiapkanlah diri untuk bertemu dengan kematian dan berjumpa dengan Allah. Dengan bekal terbaik, yang tak lain adalah amal saleh yang tidak tercemari oleh kesyirikan.[]

KH Bachtiar Nasir, Pimpinan AQL Islamic Center.

Laman sebelumnya 1 2

Artikel Terkait

Back to top button