#Wabah CoronaNASIONAL

Meski Terjadi Pandemi, Syiar Islam Harus Terus Dibangkitkan

Bogor (SI Online) – Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Didin Hafidhuddin mengajak umat Islam untuk menjadikan Ramadhan sebagai bulan untuk mengembalikan kesadaran tauhid, kesadaran yang berlandaskan keimanan dalam seluruh aspek kehidupan.

“Di bulan Ramadhan ini kita dididik dengan penuh keberkahan, aktivitas ibadah ditingkatkan dengan selalu shalat di awal waktu, menahan lapar dan haus, bersedekah, saling berkasih sayang dan terus berdakwah menyebarkan syiar agama,” kata Kiai Didin dalam kajian online pada Ahad (3/5/2020).

Di masa terjadinya pandemi virus Corona saat ini, Kiai Didin mengajak agar dakwah Islam terus dilakukan. “Meski berbeda kondisi dari biasanya, dakwah tidak boleh berhenti, dakwah harus terus berjalan, syiar Islam harus terus dibangkitkan. Meski sekarang tidak bisa bertemu langsung tetapi dakwah bisa kita lakukan lewat media,” jelasnya.

Dalam menghadapi situasi saat ini, Kiai Didin juga mengingatkan umat Islam agar selalu bersabar dan terus berbuat terbaik. “Insyaallah kita akan ditolong oleh Allah,” tuturnya.

“Kita harus bangga jadi orang Islam karena memiliki dua ‘pakaian’ yang utama, yaitu sabar dan syukur. Ketika diuji bersabar ketika diberi kenikmatan bersyukur, dua-duanya mengandung kebaikan,” tambah Kiai Didin.

Ketua Umum Badan Koordinasi Pondok Pesantren Indonesia (BksPPI) itu juga mengajak umat Islam agar meningkatkan kepedulian sosial, khususnya dalam lingkup masyarakat yang terdekat.

“Kalau kita melihat tetangga kelaparan, kita harus segera membantu. Jangan sampai kita tidur karena kekenyangan, sementara tetangga kita tidak bisa tidur karena kelaparan. Orang yang tidak peduli tetangganya yang kelaparan itu tidak diakui sebagai umat Nabi Muhamamd Saw,” tandas kiai Didin.

red: adhila

Artikel Terkait

Back to top button