Oposisi Suriah Kuasai Ibu kota Damaskus, Bashar Al-Assad Kabur

Damaskus (SI Online) – Kelompok oposisi Suriah dilaporkan berhasil memasuki ibu kota Suriah, Damaskus, setelah sebelumnya menguasai Kota Homs.
Setelah merebut merebut ibu kota Damaskus, oposisi Suriah mengumumkan jatuhnya rezim al-Assad, lansir Al Jazeera.
“Tiran Bashar al-Assad telah melarikan diri,” kata oposisi bersenjata dalam sebuah pernyataan. “Kami menyatakan Damaskus bebas dari tiran Bashar al-Assad.”
Pasukan oposisi juga dikabarkan telah menduduki stasiun televisi negara dan markas radio di ibu kota. Gedung Radio dan TV Publik merupakan situs penting dan simbolis di Suriah.
Selain berada di jantung kota Damaskus, gedung ini digunakan untuk mengumumkan pemerintahan baru selama era Suriah atau kudeta berturut-turut pada tahun 1950-an dan 1960-an.
Kontak senjata dilapokran sempat terdengar, namun pasukan Assad telah meninggalkan kota.
Sumber oposisi Suriah mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pasukan pemerintah telah ditarik dari markas besar Kementerian Pertahanan di Damaskus.
Kantor berita Reuters melaporkan bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad menaiki pesawat dan pergi ke tujuan yang tidak diketahui.
Kantor berita itu mengutip dua perwira senior militer yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui insiden tersebut.
Sebelumnya pada Sabtu, pemerintah membantah laporan bahwa al-Assad telah meninggalkan Damaskus. Kantor berita negara itu mengatakan bahwa ia tetap berada di Damaskus dan menjalankan tugasnya dari ibu kota. (dbs)