MAHASISWANASIONAL

Ponpes Mahasiswa Ulil Albab UIKA Mewisuda 63 Kader Ulama

Bogor (SI Online) – Pondok Pesantren Mahasiswa Ulil Albab Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor mewisuda santri tahfiz jenjang S1 sebanyak 50 santri dan pelepasan 13 santri jenjang doktoral S3 pendidikan kader ulama Ulil Albab pada Sabtu (27/8/2022).

Wisuda ini dihadiri oleh Pimpinan PPMS Ulil Albab Prof. KH. Didin Hafidhuddin, Dr. Ibdalsyah, Dr. Akhmad Alim, Dr. Qurroh Ayuniah, Ustaz Hambari, MIRKH, serta para asatidz dan masyayikh yang ada di lingkungan PPMS Ulil albab.

Selain itu hadir juga Rektor Universitas Ibn Khaldun Bogor Prof Dr. Endin Mujahidin beserta wakilnya, Pimpinan Yayasan Ibnu Khaldun Bogor, Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia, juga hadir perwakilan dari YBM PLN, BPRS Amanah Ummah, utusan Rumah Sakit Islam, serta dihadiri oleh para dekan UIKA.

Dalam prosesi wisuda ini, Prof KH. Didin Hafidhuddin mewasiatkan kepada pada wisudawan agar menjadi kader-kader umat terbaik, terdepan dalam memberikan contoh, menjadi kader ulama yang mengayomi umat yang berdiri diatas tiga pilar.

“Tiga pilar tersebut yaitu himayah wa taqwiwwah umah yakni menjaga dan menguatkan visi keumatan, kedua himayah wa taqwiyyah ad din yakni menjaga dan menguatkan agama, dan yang ketiga himayah wa taqwiyyah ad daulah, yakni menjaga keutuhan NKRI. Tiga tugas inilah yang menjadi inti dari tugas ulama, karena ulama itu pewaris Nabi (warasatul anbiya),” jelas Kiai Didin.

Sementara itu, Dr. Akhmad Alim sebagai penanggung jawab program PKU (Pelatihan Kader Ulama) menyampaikan, secara implementatif program PKU yang selama dijalani di PPMS Ulil Albab itu diwujudkan dalam bentuk empat program.

Program pertama itu tafaquh fi addin, yaitu para santri dibekali ilmu-ilmu keagaaman dengan cara mendalami kajian-kajian kitab kuning, kajian literasi ulama-ulama salaf, baik kitab ushul maupun furu‘, seperti kajian tafsir, kajian kitab ulumul Qur’an dan ulumul hadits, ushul fiqh ulumul tajwid dab ilmu-ilmu lainnya yang berkaitan dengan tafaquh fi addin.

“Program kedua diwujudkan dalam bentuk tafaquh fi alwaqi’, yaitu para santri dibekali dengan materi-materi keilmuan tentang masalah-masalah pemikiran kontemporer, masalah-masalah realitas yang terjadi ditengah-tengah umat dan memberikan sumbangsih respon solutif keumatan, karena ulama merupakan ahlu zamani yang menjawab tantangan zamannya,” jelas Ustaz Alim.

Program ketiga adalah materi tentang tafaquh fi annas, yaitu bagaimana santri dikenalkan dengan materi-materi yang itu mengenal hakikat manusia, hakikat masyarakat tentang kesalehan sosial sehingga kelak mereka terjun ke masyarakat sebagai sosok terdepan yang mengayomi masyarakat dan menjadi contoh terbaik di tengah masyarakat.

“Dan yang terakhir adalah tafaquh fi al adab, yaitu para santri diajarkan untuk senantiasa menjaga adab, karena ilmu tanpa adab tidaklah bermanfaat. Oleh karena itu dengan materi-materi adab yang diajarkan diharapkan kelak menjadi sosok, menjadi teladan orang yang dijadikan contoh,” tutur Ustaz Alim.

Dalam momentum wisuda ini mendapat apresiasi dari semua pihak, mulai dari BKsPPI, Yayasan UIKA, Rektorat, Dekanat, para muhsinin dan juga lembaga serumpun yang selama ini bersama-sama secara berjamaah menyiapkan kader Ulama untuk memimpin masa depan.

red: adhila

Artikel Terkait

Back to top button