INTERNASIONAL

Salah Target, Kapal Perang Jerman di Laut merah Justru Tembaki Drone Canggih Milik AS

Sanaa (SI Online) – Kapal perang Jerman, Hessen, yang dikerahkan ke Laut Merah sebagai bagian dari misi Uni Eropa, telah salah sasaran dengan menembaki drone canggih milik Amerika Serikat (AS).

Insiden friendly-fire itu diakui Kementerian Pertahanan Jerman pada Rabu, 28 Februari 2024.

Berlin sebelumnya telah mengungkapkan keberhasilan pertama keterlibatan Hessen, di mana kapal tersebut menembak jatuh dua drone Houthi dalam waktu 15 menit satu sama lain pada hari Selasa.

Baca juga: Houthi Yaman Tembak Jatuh Drone Canggih MQ-9 Reaper AS Senilai Setengah Triliun

Namun pada Senin malam, kapal perang tersebut menggunakan dua rudal SM-2 untuk menargetkan drone tak dikenal.

Sayangnya keduanya gagal menghantam sasaran, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman Michael Stempfle.

“Kasus ini diselesaikan dalam arti bahwa itu bukan drone musuh, yang baru menjadi jelas setelahnya,” kata Stempfle, seperti dikutip RT, Kamis (29/02/2024).

Menteri Pertahanan Boris Pistorius mengonfirmasi pernyataan Stempfle saat mengunjungi pangkalan militer di Bavaria pada Rabu malam dengan mengatakan bahwa telah terjadi insiden di mana tembakan dilepaskan, tetapi tidak ada yang terkena.

Menurut blog militer Jerman, Augen geradeaus, rudal buatan AS gagal karena alasan teknis, yang mendorong kapal Hessen menggunakan senjata utama 76 mm untuk melawan drone Houthi pada hari Selasa.

Kapal perang Jerman itu kemudian menggunakan rudal RAM jarak pendek untuk menembak jatuh drone Houthi lainnya pada Rabu pagi.

Hessen telah mencoba mengidentifikasi drone itu dengan menghubungi kapal sahabat lainnya di Laut Merah, tetapi tidak ada negara yang mengklaim UAV tersebut.

Namun, drone canggih tersebut ternyata adalah MQ-9 Reaper Amerika yang tidak dilaporkan. Ia terbang dengan transponder dimatikan. Washington belum memberi tahu kapal perang sekutu mengenai misinya. []

Artikel Terkait

Back to top button