#Banjir 2020DAERAH

Surabaya Saja Banjir, Risma Mau Beresin Jakarta?

Jakarta (SI Online) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma digadang-gadang oleh kelompok anti-Anies, untuk maju ke Pilkada DKI Jakarta. Risma sendiri saat ini sudah di akhir masa jabatan periode keduanya sebagai Wali Kota Surabaya.

Risma, yang saat ini juga menjabat sebagai pengurus DPP PDI Perjuangan, telah agak lama ditarik-tarik untuk ke Jakarta. Apalagi ditambah dengan momentum musibah banjir di awal tahun ini. Nama Risma makin mengemuka.

Pada ajang Rakernas I PDI Perjuangan di Kemayoran, 10-12 Januari kemarin, Risma mendapat pemberitaan khusus. Dari namanya disebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hingga ia pamer mengendalikan Surabaya dari jarak jauh. Risma pun semakin berkibar untuk maju sebagai penantang Anies.

Namun apa daya. Rabu sore (15/01) hujan lebat turun di Surabaya. Durasinya cukup singkat, sekitar dua jam. Surabaya banjir. Kendaraan-kendaraan mogok di jalan, bahkan dilaporkan pula banjir merendam puluhan motor.

Seorang warga di komplek pertokoan atau Ruko Darmo Park II, Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Tamsir (43), menyebutkan hujan mulai turun sekitar pukul 16.00 WIB hingga pukul sekitar pukul 18.00 WIB.

“Hujan deras sore tadi mulai pukul 16.00 WIB, sampai sekitar satu dua jam,” kata Tamsir.

Akibat hujan dua jam tersebut, parkiran di Ruko Darmo Park II langsung tergenang banjir. Ketinggiannya kata dia hingga setinggi jok sepeda motor. “Sampai jok motor, keliatan stirnya aja,” ujarnya.

Banjir di jalan protokol Surabaya, Rabu malam (15/1) [foto: ANTARA]

Tak hanya itu, selain membanjiri area parkir ruko, air juga meluber hingga ke badan Jalan Mayjen Sungkono, hingga luasan sekitar 100 meter.

Ketinggiannya terpantau hingga sekitar satu meter. Akibatnya puluhan motor dan beberapa mobil yang melintas juga mengalami mogok.

Spontan, banjir di Surabaya ini segera menjadi bahan ledekan di media sosial. Warganet, tentu saja dengan nada satire, ramai-ramai menyalahkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Mereka bermaksud menyindir Risma, sosok yang digadang hendak ‘membereskan Jakarta.’ Ternyata, jangankan membereskan Jakarta, kotanya sendiri saja kebanjiran. Padahal hujan turun hanya dalam waktu dua jam saja. Apalagi, Risma sudah memimpin Surabaya hampir sepuluh tahun.

red: farah abdillah

Artikel Terkait

Back to top button