AKHLAK

Tangan Ini Kelak akan Jadi Saksi

Manusia bisa bahagia dan sejahtera di akhirat atau sebaliknya sengsara tak berujung, disebabkan oleh perbuatan kedua tangannya ketika selama di dunia.

Bayangkan keadaan itu ketika, kedua tangan bersaksi tentang apa yang diperbuatnya, Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّآ أَنْذَرْنٰكُمْ عَذَابًا قَرِيبًا يَوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ الْكَافِرُ يٰلَيْتَنِى كُنْتُ تُرٰبًا

Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (orang kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah.” (QS. An-Naba’ 78: Ayat 40)

• Maka renungkan apa yang telah diperbuat oleh kedua tangan kita?
• Apakah keduanya sudah menolong agama Allah?
• Apakah keduanya sudah membantu hamba-hamba Allah?
• Apakah keduanya sudah menghormati wali-wali Allah?
• Apakah makhluk-makhluk Allah selamat dari kejelekan keduanya?
(Syaikh Dr. Sa’ad Asy Syitsriy, (Doktor bidang Ushul Fiqh, anggota Hai’ah Kibaril Ulama -Lembaga Ulama Senior di Saudi Arabia-)

Allah Ta’ala berfirman,

ذٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيكُمْ وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِظَلّٰمٍ لِّلْعَبِيدِ

Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Dan sesungguhnya Allah tidak menzalimi hamba-hamba-Nya,” (QS. Al-Anfal 8: Ayat 51)

Yaitu Allah Ta’ala tidak akan menganiaya seorang pun dari hamba-hamba-Nya, bahkan Allah memutuskan hukum-Nya dengan adil, Dia tidak pernah zalim dalam keputusan-Nya, Mahatinggi, Mahasuci, Mahakaya lagi Maha Terpuji.

Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam disebutkan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

“إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَقُولُ: يَا عِبَادِي إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَى نَفْسِي وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا فَلَا تَظَالَمُوا. يَا عِبَادِي إِنَّمَا هِيَ أَعْمَالُكُمْ أُحْصِيهَا لَكُمْ فَمَنْ وَجَدَ خَيْرًا فَلْيَحْمَدِ اللَّهَ وَمِنْ وَجَدَ غير ذلك فلا يلومن إلا نفسه”

Hai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan perbuatan aniaya atas diri-Ku, dan Aku jadikan perbuatan itu di antara kalian diharamkan maka janganlah kalian saling berbuat aniaya. Hai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya pembalasan itu hanyalah berdasarkan amal perbuatan kalian yang Aku catat semuanya. Maka barang siapa yang menjumpai kebaikan, hendaklah ia memuji kepada Allah. Dan barang siapa yang menjumpai selain itu, maka jangan sekali-kali ia mencela kecuali terhadap dirinya sendiri. (HR. Muslim)

Hampir seluruh aktivitas perbuatan dilakukan oleh kedua tangan, maka berhati hatilah dan waspada, bahwa keduanya akan menyelamatkan atau bisa membinasakan pemiliknya, semoga Allah Ta’ala melindungi kita dari setiap perbuatan yang dilakukan kedua tangan kita, kecuali hanya untuk hal ketaatan saja.

Wallahu a’lam

Abu Miqdam
Komunitas Akhlaq Mulia

Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close