#Tolak RUU HIPNASIONAL

Temui Belasan Jenderal Purnawirawan, Jokowi: PKI dan Seluruh Ajarannya Dilarang

Bogor (SI Online) – Presiden Joko Widodo mengaku tidak mengirimkan surat presiden sebagai tanda persetujuan pembahasan legislasi untuk Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

“Ini (RUU HIP) seratus persen adalah inisiatif dari DPR, jadi pemerintah tidak ikut campur sama sekali,” kata Jokowia saat menerima sejumlah jenderal purnawirawan TNI di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2020.

Isi rancangan undang-undang itu, kata Jokowi, belum dia ketahui, dan pemerintah selalu memperhatikan suara-suara dari masyarakat. Karena itu diputuskan bahwa pemerintah menunda dan tidak mengeluarkan surpres.

“Jadi, Daftar Isian Masalah (DIM) juga belum kita siapkan karena memang kita belum mengetahui, sebetulnya, ini arahnya akan ke mana, karena ini memang inisiatif penuh dari DPR,” kata dia.

Pemerintah juga berkomitmen penuh untuk menutup pintu terhadap komunisme di Indonesia. Payung hukum terhadap hal itu juga disebut oleh Jokowi sudah sangat kuat dan tidak ada keraguan terhadapnya.

“Saya kira sudah jelas sekali TAP MPRS Nomor XXV Tahun 1966, juga payung hukum yang tertinggi sudah ada. Undang-Undang Nomor 27/1999 juga ada. Sudah jelas bahwa PKI dan seluruh ajarannya dilarang di negara kita. Saya kira pemerintah tidak ragu-ragu mengenai hal itu,” katanya.

Sebagai informasi, pertemuan belasan purnawirawan jenderal dengan Jokowi difasilitasi oleh Menko Polhukam Mahfud MD.

Mereka berkumpul dan berangkat dari kantor Kemenko Polhukam, Jakarta dengan menggunakan bus Polhukam.

Pertemuan dengan Presiden Jokowi ini bermula saat para purnawirawan TNI tersebut menemui Menko Polhukam Mahfud MD pada Jumat (12/6/2020) lalu di kantornya.

“Iya, tadi pagi saya dapat info dari pak Menko Polhukam, jam 10 pagi ini diterima presiden di Istana Bogor bersama para purnawirawan. Ini tampaknya follow up dari pertemuan pak Mahfud dengan para purnawirawan pekan lalu yang disambut dengan baik oleh presiden,” kata Staf Khusus Menko Polhukam, Rizal Mustary dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir ANTARA, Jumat 19/6/2020.

Berikut daftar purnawirawan yang direncanakan bertemu Presiden Jokowi adalah:

  1. Jenderal TNI Purn Try Sutrisno, jabatan Pembina FOKO
  2. Jenderal TNI Purn Widjojo Soejono, jabatan Ketua Badan Pertimbangan PPAD
  3. Jenderal TNI Purn Agum Gumelar, jabatan Ketua Pepabri
  4. Laksamana TNI Purn Ade Supandi, jabatan Ketua Umum PPAL
  5. Letjen TNI Purn Rais Abin, jabatan Ketua Umum Kehormatan LVRI
  6. Letjen TNI Purn Sayidiman Suryohadiprojo, jabatan Anggota Badan Pertimbangan LVRI
  7. Mayjen TNI Purn. H. Saiful Sulun, jabatan Ketua Umum LVRI
  8. Mayjen TNI Purn Bantu Hardjijo, jabatan Wakil Ketua Umum LVRI
  9. Marsda TNI Purn FX. Suyitno, jabatan Sekretaris Jenderal LVRI
  10. Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto, jabatan Ketua Umum PPAU
  11. Mayjen TNI Mar Purn Sukarno, jabatan Sekjen Forum Komunikasi Purnawirawan TNI/POLRI (FOKO)
  12. Letjen TNI Purn Toni Hartono, Anggota Dewan Pertimbangan Pepabri
  13. Letjen TNI Purn Kiki Syahnakri, jabatan Ketua Umum PPAD
  14. Letjen TNI Purn Bambang Darmono, jabatan Ketua Bidang Pengkajian PPAD

red: a.syakira/dbs

Artikel Terkait

Back to top button