NASIONAL

Terkait Suap Impor Bawang, Politisi PDIP Nyoman Dhamantra Ditangkap KPK

Jakarta (SI Online) – Bertepatan dengan hari pertama Kongres PDIP ke-5 di Bali, salah satu politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Nyoman Dhamantra, anggota Komisi VI DPR adalah politisi PDIP yang ditangkap KPK atas dugaan terkait suap impor bawang pada Kamis (8/8/2019) siang.

Juru bicara KPK, Febridiansyah, mengatakan Dhamantra ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.

“Tadi sudah diamankan satu orang lagi dan telah berada di KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut, dibawa tim dari Bandara Cengkareng. Anggota DPR dari Komisi VI,” ujar Febri dalam keterangannya, Kamis 8 Agustus 2019.

Seperti dilansir Kumparan.com, Dhamantra terlihat digiring ke Gedung Merah Putih KPK pada sekitar pukul 14.40 WIB. Saat ini ia masih menjalani pemeriksaan.

Dengan ditangkapnya Dhamantra, total yang ditangkap KPK dalam OTT berjumlah 12 orang. Sebelumnya KPK telah menangkap 11 orang mulai dari orang kepercayaan Dhamantra hingga pengusaha. Dalam OTT itu, KPK juga menyita uang dalam pecahan dolar AS dan bukti transfer dua miliar.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, menyebutkan penyidik belum menangkap anggota Komisi VI DPR yang diduga terkait suap impor bawang tersebut. Sebab anggota DPR itu, kata Alex, saat ini diketahui tengah berada di Bali untuk mengikuti sebuah Kongres.

“Katanya lagi Kongres apa ya di Bali,” kata Alex di Gedung Lemhanas, Jakarta, Kamis (8/8).

Alex tak merinci Kongres apa yang dimaksud. Ia hanya menyebut di Bali saat ini ada Kongres PDIP.

“Yang jelas ada 11 orang yang diamankan tadi pagi, satu orang belum. Karena katanya sedang berada di Bali, tidak disebutkan dari fraksi apa,” lanjutnya.

Alex menyatakan saat ini tim penyidik mengirim tim ke Bali untuk menjemput anggota DPR tersebut. “Sepertinya mungkin ada tim yang ke sana, mungkin. Kan harus kita lihat, siapa sih pelaku utama,” tutur Alex.

red: farah abdillah

Artikel Terkait

Back to top button