#Bebaskan PalestinaINTERNASIONAL

Tiga Tahun Genosida Gaza, 250 Ribu Warga Inggris Desak Sanksi Atas Israel

London (Suaraislam.id) — Pengunjuk rasa pro-Palestina turun ke jalan-jalan di London pada Sabtu untuk memperingati tiga tahun dimulainya serangan genosida Israel di Gaza. Mereka menuntut pemerintah Inggris menerapkan sanksi total terhadap Israel.

Berkumpul di Embankment, ratusan ribu orang berbaris menuju Downing Street—lokasi kantor perdana menteri—untuk menyerukan penghentian genosida dan embargo senjata menyeluruh terhadap Israel.

Sambil membawa bendera Palestina, massa memegang berbagai poster solidaritas untuk rakyat Palestina. Beberapa poster bertuliskan: “Israel mengincar anak-anak,” “Bebaskan Palestina,” dan “Hentikan genosida.”

Massa juga memekikkan slogan-slogan pro-Palestina, termasuk “From the river to the sea, Palestine will be free” (Dari sungai hingga laut, Palestina akan merdeka).

Dalam unggahannya di media sosial X, Palestine Solidarity Campaign (PSC) menyatakan: “Kami menuntut pemerintah kami menjatuhkan sanksi pada seluruh negara Israel dan menerapkan embargo senjata penuh.”

“Setelah 3 tahun, Israel terus melakukan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza,” tambah organisasi tersebut.

Hingga pukul 15.40 waktu setempat (14.40 GMT), lebih dari 250.000 orang memadati jalanan untuk mendukung Palestina, ungkap PSC.

Sejak Oktober 2023, serangan Israel telah membunuh lebih dari 74.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 175.000 orang di Gaza. Sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah tersebut telah hancur.

Meskipun terdapat kesepakatan gencatan senjata pada Oktober 2025 antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina Hamas, serangan Israel sejak saat itu tetap membunuh 1,454 warga Palestina dan melukai 5.090 orang lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Kepolisian Metropolitan London menyatakan bahwa berdasarkan ketentuan yang ditetapkan pihak kepolisian, massa harus mengikuti rute sepanjang Victoria Embankment, Westminster Bridge, York Road, Waterloo Bridge, dan The Strand menuju Whitehall tempat rapat umum berlangsung.

1 2Laman berikutnya
Back to top button