SILATURAHIM

UAS Dai Sejuta Viewers

Jika almarhum KH Zainuddin MZ disebut sebagai dai sejuta umat, maka di era milenial ini Ustaz Abdul Shomad adalah dai sejuta viewers.

Dahulu ada ungkapan konser musik lebih ramai dibanding pengajian. Sekarang, di zaman milenial, anggapan itu tidak laku lagi. Pengajian tidak kalah ramai, bahkan lebih ramai dari konser musik. Inilah fakta yang terjadi di setiap pengajian yang menghadirkan Ustaz Abdul Shomad (UAS), ustaz muda nan kondang asal Pekanbaru, Riau.

Saking banyaknya jamaah yang hadir di setiap pengajiannya, UAS boleh disebut sebagai “dai sejuta umat.” Namun UAS buru-buru menampik sebutan itu. Menurutnya, “dai sejuta umat” adalah sebutan khusus untuk almarhum KH Zainuddin MZ.

“Janganlah sebut awak begitu. Itu sebutan untuk dai KH Zainudin MZ. Buat saya cukup dai sejuta viewers aja,” kata UAS dalam sebuah pengajian yang disambut tawa jamaah.

Sejuta viewers artinya saking banyaknya warganet yang menonton video UAS melalui saluran berbagai platform media sosial seperti YouTube, Facebook maupun Instagram.

UAS sendiri mengaku tidak tahu saat ditanya kenapa ceramah-ceramahnya bida viral. Hanya saja, kata dia, setelah ditanyakan kepada dosen psikologi, sang dosen menjawab, ceramahnya bisa viral dan diminati oleh jamaah karena UAS dalam berceramah menggunakan kata-kata yang mudah dicerna dan melekat di kepala jamaah. Bahasa sederhananya lugas, tajam dan sederhana.

Popularitas UAS di kalangan anak muda, salah satunya terbantu oleh besarnya followers dia di media sosial. Salah satu medsos yang digandrungi anak-anak zaman now adalah instagram. Dan cukup mencengangkan, pada 18 September 2018 lalu saja, followers UAS di Instagram.com/UstadzAbdulSomad mencapai 4,5 juta. Jumlah ini saat itu mengalahkan followers politisi-politisi nasional, bahkan mengalahkan followers Presiden Erdogan. Meskipun akun tersebut kemudian ‘ditumbangkan’, kini akun UAS yang baru, ustadzabdulsomad_official, followers-nya sudah mencapai satu juta.

Sementara saluran YouTube, Tafaqquh Video, hingga kini telah memiliki 1,6 juta subsriber. Video-video ceramah UAS tidak hanya disiarkan oleh saluran resmi saja. Banyak channel-channel lain yang turut menyiarkan.

Nama UAS melambung dalam empat tahun terakhir. Pendakwah kelahiran Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara, 18 Mei 1977 itu selalu “diburu” oleh umat, di mana pun ia hadir untuk berceramah.

Berdasarkan penelusuran di Google Trends, pencarian kata kunci “Ustadz Abdul Somad” mulai marak sejak Januari 2016. Malaysia dan Indonesia berturut-turut menjadi negara yang di dalamnya melakukan penelusuran tersebut dan berkembang signifikan.

1 2 3Laman berikutnya
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close