#Tragedi KM50NASIONAL

Usut Kematian Laskar FPI, BKsPPI Desak Pemerintah Buat Tim Independen

Jakarta (SI Online) – Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI) mengutuk keras atas terjadinya tindak kekerasan oknum tertentu sehingga menyebabkan hilangnya nyawa laskar Front Pembela Islam (FPI).

BKsPPI menilai, adalah kewajiban negara untuk melindungi segenap rakyat Indonesia mengingat hilangnya satu nyawa dalam pandangan Islam seolah telah melakukan pembunuhan atas semua manusia. Hal ini sejalan dengan firman Allah di surat Al Maidah ayat 32 yang artinya:

“Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.”

Begitu pula hadist Rasulullah dari Al Barra’ bin Azib ra. Mengatakan : “Hilangnya dunia, lebih ringan bagi Allah dibanding terbunuhnya seorang mukmin tanpa hak”. (HR An Nasai, At Turmudzi).

Karenanya, BKsPPI mendesak pemerintah melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM untuk mengusut tuntas secara transparan dan obyektif dengan membentuk tim independen pencari fakta yang terdiri dari pihak-pihak yang memiliki kredibilitas dan integritas lintas profesi seperti tokoh agama dan masyarakat, kaum akademisi, lembaga dan aktivias HAM, ahli forensik dan ikatan dokter Indonesia untuk mengungkap kebenaran informasi pihak kepolisian dan pihak FPI yang bertentangan satu dengan lainnya.

“Sebab kesimpangsiuran informasi ini berpotensi menimbulkan suasana yang tidak kondusif jika tidak segera diselesaikan,” kata Ketua Umum BKsPPI KH Didin Hafidhuddin dalam keterangan tertulisnya yang diterima Suara Islam Online, Rabu (9/12/2020).

BKsPPI juga mendesak kepada pemerintah agar menindak tegas kepada tiap pelanggaran hukum atas tragedi penembakan kepada laskar FPI setelah ditemukan fakta pelanggaran HAM oleh tim independen pencari fakta.

“Dan menghimbau kepada seluruh kyai dan santri di pesantren-pesantren seluruh Indonesia dan umumnya kepada seluruh kaum muslimin untuk mendoakan korban penembakan Laskar FPI semoga syahid dijalan Allah, serta mendoakan untuk keselamatan bangsa dan seluruh kaum muslimin,” ujar Kiai Didin.

Selain itu, BKsPPI menghimbau kepada seluruh kaum muslimin untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang menambah kegaduhan serta tidak terpancing oleh berbagai provokasi yang justru makin memperkeruh suasana.

red: adhila

Artikel Terkait

Back to top button