#Wabah CoronaINTERNASIONAL

Wabah Corona di AS: 38 Juta Warga Nganggur, Puluhan Ribu Kelas Menengah Antre Makanan

Jakarta (SI Online) – Hingga hari ini, Amerika Serikat masih menduduki peringkat pertama kasus infeksi Virus Corona, COVID-19, di dunia. Per Selasa 26 Mei 2020, kasus positif mencapai 1.706.150, dengan korban meninggal 99.804 orang.

Secara ekonomi, wabah COVID-19 di Amerika, telah mengakibatkan pengangguran meningkat hingga 38 juta orang. Karena meningkatnya pengangguran, kelas menengah di Amerika pun banyak yang jatuh miskin.

Sejak awal April lalu, kelas menengah AS kesulitan makan. Ribuan orang dengan mengendarai mobil mengantre makanan di Food Bank.

Di seluruh Amerika Serikat, dari Negara Bagian New Orleans hingga Detroit, orang-orang yang tiba-tiba dicopot dari pekerjaannya berbondong-bondong pergi ke bank makanan, satu pemandangan menyedihkan dari keputusasaan di antara orang-orang yang menunggu uang stimulus mereka, termasuk dalam paket bantuan darurat senilai $2,2 triliun yang disetujui oleh Kongres pada Maret lalu.

Gambaran paling dramatis tentang kerawanan pangan baru bagi sebagian orang Amerika terjadi pada 9 April di San Antonio, Texas, saat 10.000 mobil secara mengejutkan muncul di satu bank makanan. Beberapa keluarga datang sejak malam hari hanya untuk menempati antrian di barisan depan.

Mereka menunggu berjam-jam dalam barisan mobil yang membentang sejauh mata memandang demi mendapat sumbangan.

“Kami sudah berbulan-bulan tanpa pekerjaan,” kata seorang wanita yang hanya menyebut namanya Alana di pusat distribusi makanan di Chelsea, di pinggiran kota Boston.

“Saya menemukan seorang wanita kemarin dengan bayi berusia 15 hari, bayi baru lahir. Suaminya tidak bekerja, dia memiliki dua anak lagi. Dia tidak memiliki makanan di rumahnya,” kata Alana.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button