#Bebaskan PalestinaINTERNASIONAL

Bangkit dari Reruntuhan Genosida, Komunitas Olahraga Gaza Kembali Gelar Turnamen

Mendukung Atlet Amputasi

Siam mengatakan anak-anak dan pemuda yang kehilangan anggota tubuh selama genosida membutuhkan dukungan olahraga dan rehabilitasi yang lebih besar. Ia mencatat bahwa jumlah orang yang diamputasi di Gaza telah meningkat drastis dibandingkan dengan periode sebelum perang.

Sebelum perang, Gaza memiliki kelompok dan tim sepak bola amputasi. Namun, jumlah orang yang diamputasi telah meningkat secara signifikan, termasuk di kalangan para atlet, katanya.

“Para pemain ini membutuhkan perawatan dan perhatian, serta anggota tubuh palsu. Mereka juga butuh layanan yang dapat membantu mereka berlatih olahraga dan sepak bola,” ujar Siam.

Menurutnya, penyediaan prostetik, layanan rehabilitasi, dan peralatan olahraga sangat dibutuhkan. Hal ini dapat membantu membentuk tim yang mampu mewakili Palestina dalam kompetisi internasional.

“Setiap pemain ini membawa pesan kemanusiaan dan kisah menyakitkan yang mereka alami selama genosida. Sangat penting untuk menyediakan sumber daya yang diperlukan guna membantu mereka kembali berolahraga,” ucapnya.

Seruan untuk Tindakan Internasional

Siam mengkritik kegagalan institusi olahraga internasional untuk mengambil tindakan terhadap Israel. Hal ini terkait pelanggaran yang memengaruhi atlet dan fasilitas olahraga Palestina.

Ia mengatakan Asosiasi Sepak Bola Palestina telah meminta penangguhan keanggotaan Israel di federasi olahraga internasional sejak tahun 2013. Namun, tidak ada keputusan yang dicapai.

Ia menambahkan bahwa kampanye oleh para penggemar dan pelatih di Eropa telah menyerukan tindakan tegas terhadap Israel. “Institusi olahraga internasional harus mendukung olahraga Palestina dan melindungi hak atlet Palestina untuk berkompetisi serta mewakili negara mereka secara internasional.”

Sejak Oktober 2023, perang Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 175.000 lainnya, menurut data Palestina. Israel juga telah menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut. []

Sumber: Anadolu Agency

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button