#Tragedi KM50NASIONAL

Hasil Investigasi Kasus Penembakan Enam Laskar FPI Diragukan, Ini Jawaban Komnas HAM

Jakarta (SI Online) – Komnas HAM menjadi sorotan lantaran hasil investigasinya dinilai tidak memuaskan kubu korban penembakan aparat dan FPI.

Menanggapi tuduhan tersebut Komnas HAM memastikan bahwa proses investigasi peristiwa tersebut telah dilakukan sesuai dengan bukti dan fakta yang didapatkan di lapangan.

Baca juga: Tim Advokasi Korban 7 Desember Sebut Ketua Komnas HAM Tidak Beradab

Komnas HAM mengklaim, investigasi yang mereka lakukan adalah independen. Tim bentukan yang diketuai Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan M. Choirul Anam, bahkan langsung turun ke lapangan guna menggali informasi dan mengumpulkan barang bukti.

Tak hanya turun langsung ke lokasi peristiwa, tim penyelidik Komnas HAM pun melakukan sejumlah proses penyelidikan dengan meminta keterangan dari pihak Kepolisian, pihak FPI, pihak keluarga korban, pihak jasa marga dan petugas teknis serta saksi mata di lokasi kejadian.

Baca juga: Refly Kritik Kesimpulan Komnas HAM tentang Pembunuhan Laskar FPI

“Tim juga melakukan pendalaman dengan mengundang ahli forensik kedokteran, forensik senjata dari Pindad dan psikologi forensik. Hal ini Komnas HAM lakukan untuk membuat peristiwa dugaan pelanggaran HAM tersebut menjadi terang dan menghasilkan temuan yang komprehensif,” tulis Komnas HAM dalam keterangan resminya, Kamis (21/1/2021).

Selama sebulan, tim menganalisa ratusan voice note dan ribuan video serta screen capture dari smart CCTV terkait peristiwa yang terjadi di tol Jakarta-Cikampek dan sebagian wilayah Karawang.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button