SUARA PEMBACA

Isapan Jempol HAM

Sungguh, keadilan dan kedamaian hanyalah bisa terwujud jika sistem Islam menggantikan sistem sekuler liberal kapitalisme. Dalam Islam, hanya Allah SWT. yang berhak membuat hukum dan aturan hidup manusia. Allah SWT. berfirman: “Hukum itu hanyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (QS. Yusuf: 40).

Ketika Allah menetapkan suatu hukum, pastilah mendatangkan kebaikan bagi manusia. Allah SWT berfirman: “Kami tidak mengutus engkau Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam” (QS. Al-Anbiya: 107). Ada konsekuensi logis saat ingin merasakan kehidupan yang penuh rahmat, yaitu tunduk dan patuh pada semua aturan Allah yang dibawa oleh Rasulullah Saw.

Tunduk dan patuhnya semua komponen kehidupan, individu, masyarakat dan negara, pada semua aturan Allah SWT. akan melahirkan kehidupan yang penuh berkah dan damai. Jauh dari kezaliman yang hari ini didefinisikan dengan pelanggaran HAM. Sejatinya, kezaliman lahir dari pengabaian hukum-hukum Allah dalam kehidupan sehari-hari. Wallahu a’lam.[]

Mahrita Julia Hapsari, Muslimah Aktivis Dakwah

Laman sebelumnya 1 2

Artikel Terkait

Back to top button