SIRAH NABAWIYAH

Keajaiban Air dalam Perang Badar

Secara umum mandi setelah tidur, mempunyai beberapa manfaat, diantaranya adalah:

Pertama, menambahkan kekuatan badan, menjadikan pikiran lebih jernih, menyegarkan kulit, meningkatkan sistem kerja otot sehingga lebih fleksibel dan siap bergerak semangat.

Kedua, menghilangkan Stress. Sebagaimana kita ketahui bahwa pasukan kaum muslimin pada malamnya sangat tegang pikiran mereka, dan sangat gelisah perasaan mereka, karena pagi harinya mereka akan menghadapi pasukan yang begitu lengkap persenjataannya, hal ini membuat mereka tertekan . Maka Allah menurunkan air hujan yang dingin, air hujan ini berfungsi untuk menghilangkan stress dan tekanan dalam jiwa mereka.

Menurut para ahli, temperatur yang dianjurkan ketika mandi sekitar 12-18 derajat Celsius, dan ini sudah terpenuhi dalam air hujan. Mandi air dingin sangat baik untuk meredakan ketegangan, karena dapat mempersempit darah dan meningkatkan gula darah.

Ketiga, seseorang yang mandi pada pagi hari dengan air, maka peredaran darahnya akan membaik sehingga tubuh terasa lebih bugar, produksi sel darah putih dalam tubuh akan meningkat, begitu juga produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita ikut meningkat juga, serta memberikan kekebalan terhadap virus.

Kedua: Menghilangkan dari gangguan syetan.

Fungsi kedua dari turunnya hujan, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat adalah menghilangkan gangguan syetan. Gangguan syetan kepada manusia sangat beragam. Dalam perang Badar gangguan syetan berbentuk rasa was-was, rasa cemas, rasa khawatir, munculnya pikiran yang tidak-tidak di dalam benak mereka dan lain-lainnya. Untuk menghilangkan itu semua, Allah swt menurunkan air hujan, agar udara berganti, mereka bisa bersih-bersih, berwudhu dan mandi. Dengan demikian rasa was-was dan cemas tersebut bisa sirna dan hilang. ( Sayid Thantawi, al Wasith, 1/ 1785 )

Sebagian ulama mengatakan bahwa yang dimaksud dengan gangguan syetan adalah mimpi basah. Dikatakan bahwa mimpi basah itu berasal dari syetan, sehingga mereka dalam keadaan junub. Maka dengan turunnya hujan tersebut, kaum muslimin yang terkena janabah ( bermimpi basah ) pada malam harinya, mereka bisa mandi pada pagi harinya. Dan inilah yang dimaksud bahwa air hujan tersebut bisa menghilangkan kotoran janabah yang berasal dari bisikan syetan. ( Ibnu Asyur, Tahrir wa Tanwir, 9/ 37 )

Selain itu, bahwa air juga bisa menghilangkan gangguan syetan lain yang berupa marah dan emosi. Saat kita sedang marah, maka darah akan bergejolak cepat, seakan-akan mendidih seperti api, sehingga harus dipadamkan dengan api. Dalam sebuah hadist disebutkan:

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button