Massa Pendukung Palestine Action akan Unjuk Rasa di Konferensi Partai Buruh
London (Suaraislam.id)– Para pengunjuk rasa berencana berkumpul untuk mendukung kelompok Palestine Action pada konferensi Partai Buruh pertama yang dipimpin oleh Perdana Menteri Andy Burnham.
Lembaga hak asasi Defend Our Juries, yang mengorganisasi unjuk rasa guna mendesak pemerintah membatalkan larangan tersebut, menyatakan bahwa aksi “aksi bisu membentang poster secara masal” pada Ahad (27/09) di Liverpool, dekat pusat konferensi, merupakan respons atas pelarangan Palestine Action sebagai kelompok “teroris”.
Sejak kelompok tersebut dinyatakan terlarang pada Juli 2025, kampanye pembangkangan sipil telah menyebabkan lebih dari 3.600 orang ditangkap karena menunjukkan dukungan mereka. Banyak di antara mereka ditangkap saat memegang poster bertuliskan, “Saya menentang genosida. Saya mendukung Palestine Action“.
Pihak penyelenggara di Defend Our Juries memperkirakan akan ada penangkapan susulan, seraya menyebutkan bahwa beberapa ratus orang diperkirakan hadir dalam aksi tersebut.
Mereka menyatakan bahwa protes ini dirancang sebagai “uji integritas atas komitmen kepemimpinan baru untuk mengakhiri keterlibatan Britania Raya dalam pembersihan etnis dan kejahatan perang oleh Israel”.
Kepemimpinan Burnham menghadapi sorotan lebih lanjut pada Jumat setelah Declassified UK, sebuah media investigasi yang berfokus pada kebijakan luar negeri, melaporkan bahwa mereka ditolak mendapatkan izin pers untuk meliput konferensi Partai Buruh yang berlangsung dari Minggu hingga Rabu.
Bagaimana Sikap Partai Buruh terhadap Palestina?
Dibandingkan dengan para pendahulunya, Burnham telah mengambil sikap yang lebih tegas terhadap permukiman ilegal Israel dan kekerasan pemukim di Tepi Barat yang diduduki, dengan mengumumkan sanksi pada awal bulan ini.
Namun, kelompok-kelompok hak asasi dan aktivis mendesak Partai Buruh untuk menghentikan seluruh penjualan senjata ke Israel guna menghentikan pertumpahan darah di Gaza dan Tepi Barat.
Mereka juga menginginkan Pemerintah Britania Raya mencabut pelarangan terhadap Palestine Action, yang sasaran utamanya adalah produsen senjata terbesar Israel, Elbit Systems.
“Jika [Perdana Menteri] Burnham bersungguh-sungguh dengan ucapannya bahwa ia berencana mengakhiri keterlibatan Britania dalam kejahatan mengerikan Israel, ia seharusnya menghentikan penangkapan terhadap orang-orang yang berdemonstrasi secara damai menentang genosida,” tegas Defend Our Juries. “Kami mendesak PM Burnham untuk mengambil satu-satunya tindakan bijak, yaitu mencabut larangan terhadap Palestine Action, pihak yang sebenarnya berupaya mencegah keterlibatan Britania dalam kejahatan perang Israel.”
Sikap Masa Lalu Partai Buruh terkait Palestina
Dalam beberapa tahun terakhir, Partai Buruh telah menghadapi gelombang kritik atas posisinya terhadap isu Israel dan Palestina.
“Saya pikir kepentingan seorang pemimpin Partai Buruh yang ingin menjaga keutuhan partai, sekaligus mempertahankan blok pemilih yang luas dalam sistem first-past-the-post, adalah mencoba meredam isu ini sejauh mungkin,” kata Colm Murphy, dosen senior politik Britania di Queen Mary University, kepada Al Jazeera.
Ia menjelaskan bahwa kita telah menyaksikan “serangkaian langkah bertahap” terkait isu Palestina oleh para pimpinan partai, tetapi pergeseran tersebut merupakan “evolusi yang lambat dan menyakitkan”.






