LAPSUS

Sejarah Panjang Kebohongan: Korban Jiwa Israel di Bawah Penutupan Informasi

Di Balik Jumlah Korban: Pengelolaan Tanggung Jawab atas Perang

Berbagai kasus terdahulu menunjukkan tiga hal yang perlu dibedakan: penundaan pengumuman korban, penutupan perincian dan penyebabnya, serta pengeluaran kasus tertentu dari jumlah keseluruhan pada laporan akhir.

Dua hal pertama telah terdokumentasi dalam peristiwa-peristiwa yang dipaparkan. Adapun hal ketiga membutuhkan pencocokan nama dan catatan independen.

Pembedaan ini mencegah lembaga militer menggunakan kekeliruan dalam satu tuduhan tertentu untuk menyangkal seluruh sejarah pengendalian informasi.

Secara politik, waktu pengungkapan informasi menentukan seberapa banyak yang diketahui masyarakat ketika keputusan untuk melanjutkan atau memperluas operasi militer sedang diambil. Angka yang baru diumumkan beberapa bulan kemudian tidak memiliki fungsi pengawasan yang sama dengan angka yang dipublikasikan ketika masyarakat masih memperdebatkan kelayakan suatu operasi.

Pengumuman kematian tanpa penjelasan mengenai keadaan yang melatarbelakanginya mungkin dapat memastikan adanya korban, tetapi sekaligus menunda pertanggungjawaban kepemimpinan militer atas penyebab kematian tersebut.

Dengan demikian, persoalannya tidak dapat disederhanakan menjadi pertanyaan apakah negara pendudukan pada akhirnya mengumumkan nama-nama orang yang tewas. Pertanyaan yang lebih luas ialah apakah masyarakat memperoleh informasi mengenai biaya dan penyebab perang pada saat informasi itu masih dapat memengaruhi pengambilan keputusan.

Dari Perang 1973 hingga rumah sakit di Gaza, dari narasi ledakan di Tyre hingga ribuan materi yang terkena sensor, semakin banyak bukti yang mengharuskan masyarakat bersikap kritis terhadap pengungkapan informasi militer.

Jumlah korban terbaru tidak menghapus catatan tersebut dan tidak dengan sendirinya memastikan seberapa besar informasi yang masih berada di luar narasi yang dipublikasikan. Hal yang dibuktikan oleh berbagai sumber ialah bahwa lembaga militer mengendalikan informasi mengenai korban dan waktu pengungkapannya, sekaligus berusaha membatasi sumber-sumber informasi lainnya.

Hal ini menegaskan bahwa penyembunyian angka korban jiwa dari pihak militer Israel dan penyampaian angka yang tidak lengkap merupakan persoalan yang nyata.

sumber: infopalestina

Laman sebelumnya 1 2 3
Back to top button