INTERNASIONAL

Genosida di Gaza Habiskan 1.200 Triliun, Israel Telan Kerugian Besar

Gaza (SI Online) – Data terbaru dari Kementerian Keuangan Israel mengungkap, perang pemusnahan yang dilancarkan terhadap Jalur Gaza selama dua tahun terakhir telah menelan biaya mencapai 76,3 miliar dolar AS (sekitar Rp1.200 triliun), menurut laporan Hebrew Broadcasting Corporation.

Lembaga penyiaran tersebut menyebutkan bahwa “data dari Kementerian Keuangan menunjukkan total biaya perang mencapai 250 miliar shekel, atau sekitar 76,3 miliar dolar AS.”

Jumlah tersebut mencerminkan beban ekonomi luar biasa dari agresi militer berkepanjangan Israel di Gaza, yang melanggar kesepakatan gencatan senjata dan memicu kecaman luas dari dunia internasional.

Dalam laporan itu disebutkan pula bahwa sejumlah pejabat senior di Kementerian Keuangan Israel menuding lembaga pertahanan telah menyalahgunakan hari tugas cadangan militer, sehingga menimbulkan pemborosan miliaran shekel. Hal ini berkaitan dengan bonus besar yang diberikan kepada prajurit cadangan selama masa tugas mereka, tanpa adanya transparansi penggunaan anggaran.

Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, dalam konferensi pers pada Selasa (4/11), menyatakan bahwa peningkatan anggaran pertahanan dianggap “diperlukan untuk memungkinkan pertumbuhan ekonomi Israel di masa mendatang.”

Namun, pernyataan tersebut menuai kritik karena justru menandakan normalisasi kebijakan militer agresif di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza.

Meski laporan keuangan tersebut tidak secara eksplisit merinci perang mana yang dimaksud, otoritas pendudukan Israel diketahui telah melancarkan serangan di beberapa front, termasuk terhadap Gaza, Lebanon, dan Iran selama dua tahun terakhir. Namun, sebagian besar dana diyakini digunakan untuk mendanai agresi brutal di Jalur Gaza, yang telah menewaskan puluhan ribu warga sipil dan menghancurkan infrastruktur kemanusiaan.

Masyarakat internasional mengecam keras pelanggaran Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata, serta penggunaan kekuatan militer yang berlebihan yang bertentangan dengan hukum humaniter internasional. Berbagai lembaga hak asasi manusia menyerukan pertanggungjawaban global atas kejahatan perang dan kebijakan genosida yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza.

sumber: infopalestina

Back to top button