DAERAH

Guru Besar IPB Dampingi STMIK Tazkia Lewat Program GBIM Aptikom 2026

Bogor (SI Online) – STMIK Tazkia sebagai salah satu kampus teknologi informasi di Bogor resmi memulai program pendampingan akademik bersama Sri Nurdiati, Guru Besar dari IPB University, melalui program Guru Besar Infokom Mengabdi (GBIM) 2026 yang diinisiasi oleh Aptikom.

Kickoff program tersebut berlangsung pada Sabtu (9/5/2026) di Ruang Meeting STMIK Tazkia dan menandai dimulainya masa pendampingan akademik selama delapan bulan, terhitung sejak 1 Mei hingga 31 Desember 2026.

Program Guru Besar Infokom Mengabdi (GBIM) merupakan bentuk pengabdian akademik para Guru Besar di bidang Informatika dan Komputer yang difasilitasi Aptikom untuk mendukung peningkatan mutu perguruan tinggi bidang teknologi informasi di seluruh Indonesia. Melalui program ini, kampus binaan memperoleh pendampingan langsung dari profesor senior tanpa biaya honorarium, sesuai semangat pengabdian dalam dunia pendidikan tinggi.

Dalam pelaksanaannya, program pendampingan antara STMIK Tazkia dan Prof. Sri Nurdiati akan dilakukan secara hybrid, dengan mayoritas kegiatan berlangsung secara daring dan didukung kunjungan luring berkala, seperti agenda kickoff yang digelar di Bogor.

Prof. Sri Nurdiati sendiri merupakan Guru Besar pada Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, IPB University. Ia dikenal sebagai akademisi senior dengan pengalaman panjang dalam pengembangan ilmu komputer dan matematika komputasi di Indonesia, sekaligus aktif membina berbagai perguruan tinggi bidang informatika melalui jaringan Aptikom.

Ketua STMIK Tazkia, Miftakhus Surur, menyampaikan bahwa pendampingan ini menjadi langkah strategis kampus dalam memperkuat sistem penjaminan mutu akademik dan tata kelola kelembagaan pasca-akreditasi.

Untuk Program Studi Sistem Informasi, ruang lingkup pendampingan mencakup penyempurnaan dokumen mutu, penguatan tata kelola pasca-akreditasi, serta pendampingan penyusunan dan implementasi Rencana Strategis (Renstra). Program ini dijalankan bersama Ketua Program Studi Sistem Informasi, Endy Muhardin.

Sementara pada Program Studi Teknik Informatika, pendampingan difokuskan pada peningkatan kapasitas akademik dan riset. Ketua Program Studi Teknik Informatika, Hairul Umam, akan berkolaborasi dengan Sri Nurdiati dalam kegiatan kuliah tamu, pembimbingan proposal penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), hingga pengembangan kerja sama riset yang membuka peluang publikasi ilmiah bersama.

Melalui program ini, STMIK Tazkia menargetkan sejumlah dampak strategis, mulai dari peningkatan mutu akademik, penguatan ekosistem riset, perluasan jejaring akademik nasional melalui Aptikom, hingga percepatan peningkatan kapasitas dosen.

Bagi calon mahasiswa, kerja sama ini menjadi sinyal kuat bahwa STMIK Tazkia terus berinvestasi pada kualitas pendidikan tinggi, tidak hanya berorientasi pada jumlah mahasiswa, tetapi juga memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri teknologi informasi.

Sebagai kampus IT berbasis project-based learning, STMIK Tazkia menegaskan bahwa penjaminan mutu merupakan fondasi utama dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia industri.

Program GBIM Aptikom ini melengkapi berbagai kemitraan strategis yang telah berjalan, termasuk kerja sama dengan Baitul Mal Tazkia dalam proyek pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi, serta pengembangan proyek mahasiswa yang menghasilkan solusi digital nyata bagi mitra eksternal.

Dengan hadirnya pendampingan dari Guru Besar IPB University ini, STMIK Tazkia optimistis mampu mempercepat transformasi akademik dan memperkuat posisinya sebagai kampus IT unggulan di Bogor. []

Back to top button