INTERNASIONAL

Naftali Bennett Sebut Aksi Pembakaran Rumah Warga Arab sebagai Bentuk Terorisme Yahudi

Jakarta (Suaraislam.id)Mantan Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, secara tegas menyebut tindakan membakar rumah warga Arab yang tidak bersalah sebagai bentuk “terorisme Yahudi”.

Pernyataan keras tersebut disampaikan Bennett saat berbicara dalam konferensi Besheva pada Ahad (6/9/2026) lalu.

“Jika seseorang datang untuk membakar rumah warga Arab yang tidak bersalah sementara penghuninya masih berada di dalam, itu adalah terorisme Yahudi,” ujar Bennett.

Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan yang didasari oleh motif nasionalisme secara definitif masuk ke dalam kategori terorisme.

Bennett mengimbau seluruh pihak untuk mengecam aksi kekerasan tersebut. Ia menilai tindakan anarki pemukim sama sekali tidak membawa manfaat bagi gerakan permukiman di Tepi Barat.

Sikap tegas Bennett ini mengemuka di tengah persiapan menuju pemilihan umum Israel yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober mendatang.

Peta persaingan politik dalam pemilu kali ini berpusat pada persaingan antara Partai Likud pimpinan Benjamin Netanyahu dan sejumlah penantang utamanya, termasuk mantan Kepala Staf Angkatan Darat Gadi Eisenkot dan Naftali Bennett.

Komentar ini juga muncul di tengah eskalasi gelombang serangan oleh militer serta kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki. []

sumber: Anadolu Agency

BACA JUGA
Close
Back to top button