DDII Kota Bogor Angkat Tema Ketahanan Keluarga di Pelantikan Pengurus Baru

DPRD Dorong Sinergi Dakwah dan Kebijakan
Mewakili Ketua DPRD Kota Bogor yaitu Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor Dody Hikmawan menyampaikan bahwa pelantikan tersebut semakin menguatkan keyakinannya mengenai pentingnya dakwah, tidak hanya di tengah masyarakat tetapi juga di lingkungan parlemen.
Ia mengatakan DPRD Kota Bogor telah melahirkan sejumlah peraturan daerah yang bernuansa keumatan, antara lain Perda P4S, Perda Pencegahan Peredaran Narkoba, Perda Penguatan Keluarga, serta Perda Diniyah.
Menurutnya, seluruh elemen masyarakat perlu berkolaborasi dalam menghadirkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin di Kota Bogor.
“Selamat kepada pengurus baru. Semoga dapat melaksanakan tugas dakwah dengan baik. Harapannya kita bisa bersinergi menghadirkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin, memperbaiki Bogor menjadi lebih baik dan berkah,” ujarnya.
Pemkot Bogor Siap Berkolaborasi
Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi menyampaikan doa dan harapan agar seluruh pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Bogor siap menjalin kolaborasi dengan DDII Kota Bogor dalam menangani berbagai persoalan sosial yang kini tidak hanya dialami masyarakat umum, tetapi juga sebagian aparatur sipil negara.
“Saya sangat setuju Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Kota Bogor bekerja sama dan berkolaborasi dalam pembinaan mental bagi ASN Pemkot Bogor melalui dakwah di masing-masing perangkat daerah. Saat ini dinamika sosial seperti pinjaman online dan persoalan lainnya tidak hanya menjebak masyarakat, tetapi juga ada beberapa ASN. Menjadi tugas kita bersama untuk menangani dampak sosial tersebut,” kata Denny.
Ia juga mempersilakan DDII Kota Bogor berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor guna memperkuat program pembinaan tersebut.
Penguatan Kaderisasi Dai dan Advokasi Umat
Ketua DDII Kota Bogor periode 2026–2031, Ustaz Abdul Khalim, menegaskan bahwa salah satu prioritas kepengurusan baru adalah memperkuat kaderisasi dai agar mampu menjawab tantangan dakwah yang semakin kompleks.
Menurutnya, kepengurusan kali ini disusun dengan melibatkan berbagai kalangan, mulai dari akademisi, praktisi hukum, hingga tokoh organisasi Islam, sehingga kapasitas organisasi semakin kuat dalam memberikan pelayanan kepada umat.
“Kepengurusan kali ini kami lengkapi dengan tim hukum dan advokasi umat yang diisi akademisi fakultas hukum serta praktisi dari lembaga bantuan hukum,” ujar Ustaz Khalim.
Ia berharap kepengurusan yang baru mampu memperkuat dakwah, meningkatkan pelayanan kepada umat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Bogor. []






