Delapan Keutamaan Melangkahkan Kaki ke Masjid
“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (H.R. Muslim).
Keenam, keutamaan silaturahmi. Bersilaturahmi dengan mendatangi rumah warga satu per satu memerlukan waktu yang cukup lama. Dengan hadir di masjid, seorang muslim dapat bertemu banyak saudara seiman sekaligus dalam satu waktu sehingga meraih keutamaan silaturahmi. Rasulullah saw. bersabda:
“Siapa yang bertakwa kepada Rabb-nya dan menyambung silaturahmi, niscaya umurnya akan diperpanjang, hartanya akan diperbanyak, dan keluarganya akan mencintainya.” (H.R. Bukhari).
Ketujuh, keutamaan berjabat tangan. Kehadiran rutin di masjid membuka kesempatan untuk saling bertemu dan berjabat tangan sesama muslim. Aktivitas sederhana ini menjadi penggugur dosa bagi keduanya. Rasulullah saw. bersabda:
“Tidaklah dua muslim itu bertemu lantas berjabat tangan, melainkan akan diampuni dosa di antara keduanya sebelum berpisah.” (H.R. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi).
Kedelapan, keutamaan tersenyum. Pertemuan dengan sesama jemaah di masjid memberi peluang meraih pahala sedekah hanya melalui senyuman yang tulus. Rasulullah saw. bersabda:
“Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu.” (H.R. Tirmidzi dan Ibnu Hibban).
Betapa banyak keutamaan dan bonus pahala yang disediakan bagi kaum muslimin yang rajin melangkahkan kaki ke masjid. Bagai peribahasa “sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui”, hanya dengan konsisten meramaikan rumah Allah Swt., seorang muslim dapat memanen berlimpah kebaikan.
Semoga Allah Swt. membimbing kaum muslimin agar istikamah menunaikan shalat berjamaah dan memakmurkan majelis ilmu di masjid. Aamiin. []
Imam Nur Suharno






