Film Anti-Muslim Ben Shapiro Bukan Hal Baru
Film ini juga menyandingkan citra kelompok ISIS dan rekaman peristiwa 11 September dengan rekaman protes mahasiswa tahun 2024 di kampus-kampus. Langkah ini mengambil gerakan politik nyata—mahasiswa yang memprotes genosida Israel di Gaza—dan memasukkannya ke dalam bingkai fiksi kekerasan ekstremis.
Sejak 7 Oktober, warga Palestina, umat Islam, dan sekutu mereka makin sering diperlakukan oleh elite politik AS sebagai ancaman keamanan. Solidaritas Palestina secara rutin dicurigai, dan pengunjuk rasa kampus dituduh simpatisan teroris.
Kini hadir sebuah film yang mengubah perkemahan kampus anti-genosida menjadi titik awal penguasaan kelompok “Islamofobis” atas Amerika. Ini adalah teori konspirasi sayap kanan lama yang dikemas ulang sebagai film baru.
Bagi kita yang telah terdampak secara negatif oleh penggambaran Muslim yang tidak akurat ini sepanjang hidup kita, film ini jelas tidak baru atau berani. Narasi ini sejujurnya hanya pengulangan yang membosankan.[]
*Enjy El-Kadi adalah Manajer Komunikasi untuk kantor Dewan Hubungan Islam-Amerika (CAIR-LA) wilayah Greater Los Angeles. CAIR-LA merupakan organisasi hak-hak sipil dan advokasi Muslim terbesar di California Selatan.
Sumber: Al Jazeera






