Israel Terus Serang Gaza, Korban Gugur 73.439 Orang dan 174.447 Terluka

Gaza (Suaraislam.id) – Pasukan penjajah Israel pada Kamis (27/8), untuk hari ke-322 berturut-turut, kembali melanggar perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza. Pelanggaran dilakukan melalui serangan artileri, penembakan, dan berlanjutnya blokade.
Sumber lokal yang dilansir Pusat Informasi Palestina, Jumat (28/8) dilaporkan bahwa seorang warga gugur dalam serangan pesawat tanpa awak Israel yang menargetkan sebuah tenda di Jalan Al-Hayya, kawasan Al-Mawasi, Khan Younis.
Menurut keterangan sumber keluarga, korban tersebut bernama Azzam Al-Abadlah.
Sumber lokal juga melaporkan seorang warga mengalami luka serius setelah pesawat tempur Israel pada Kamis pagi mengebom atap sebuah rumah di Kamp Al-Shati, sebelah barat Kota Gaza.
Sumber lokal lainnya melaporkan bahwa seorang anak bernama Obaida Qudeir terluka akibat tembakan pasukan pendudukan Israel di Kamp Qatar, sebelah timur Kota Hamad, barat laut Khan Younis, di selatan Jalur Gaza.
Kapal perang Israel juga melepaskan tembakan secara intensif ke perairan Khan Younis. Serangan tersebut berlangsung bersamaan dengan peluncuran bom penerangan di wilayah udara bagian timur Al-Qarara, sebelah timur laut kota tersebut.
Serangan artileri Israel menargetkan Kota Beit Lahia di utara Jalur Gaza. Sementara itu, tembakan artileri intensif menghantam kawasan Al-Shuja’iyya dan Al-Tuffah di sebelah timur Kota Gaza.
Pasukan pendudukan Israel terus melanggar perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza melalui serangan udara dan artileri yang menyasar tempat-tempat pengungsian. Pelanggaran juga disertai operasi peledakan dan penghancuran di dalam wilayah yang dikenal sebagai “garis kuning”, serta berlanjutnya pembatasan terhadap pergerakan barang, bantuan, dan perjalanan.
Menurut data Kementerian Kesehatan Palestina, jumlah warga yang gugur sejak dimulainya gencatan senjata pada 10 Oktober tahun lalu telah mencapai 1.304 orang. Selain itu, 4.336 orang terluka dan tercatat 814 kasus evakuasi jenazah.
Sementara itu, jumlah keseluruhan korban agresi Israel sejak 7 Oktober 2023 mencapai sekitar 73.439 orang gugur dan 174.447 orang terluka.
Data tersebut menunjukkan besarnya korban manusia akibat agresi Israel yang terus berlangsung di Jalur Gaza. []






