Gelombang Islamofobia di Kanada, Sekolah Muslim Diteror Email Kebencian
Jakarta (Suaraislam.id) — Kepolisian Kanada pada Jumat (25/9/2026) menyatakan sedang menyelidiki email bernada ancaman yang dikirim ke sekolah-sekolah Islam di seluruh negeri yang mengancam akan “membantai” umat Islam.
Email tersebut diterima oleh sembilan sekolah swasta yang dikelola oleh Asosiasi Muslim Kanada (Muslim Association of Canada/MAC) di wilayah Toronto. Pesan serupa juga dikirim ke sekolah-sekolah di wilayah Ontario, British Columbia, dan Quebec, sebagaimana dilaporkan oleh Toronto Star.
Pesan tersebut ditandatangani oleh kelompok anonim bernama Citizen Vigilante. Email itu mengancam akan melakukan “pembantaian” terhadap umat Islam agar Kanada menjadi “bebas dari Islam”, menurut laporan Canadian Press.
Pesan itu juga menyinggung gerakan separatis Alberta. Disebutkan bahwa ketika Alberta “menjadi negaranya sendiri”, umat Islam akan “Dideportasi atau dibantai”.
Di wilayah Toronto, pihak kepolisian mengumumkan melalui platform media sosial X pada Jumat (25/9/2026) bahwa mereka telah meningkatkan penjagaan di masjid-masjid dan sekolah-sekolah sejak malam hari.
Dinas Kepolisian Ottawa menyatakan juga telah meningkatkan kehadiran personel di sekitar lembaga keagamaan dan pendidikan.
“Sebagai langkah pencegahan, visibilitas polisi tetap ditingkatkan di sekitar lembaga keagamaan dan fasilitas pendidikan yang menerima aduan,” kata pihak kepolisian dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan CBC News pada Jumat (25/9/2026). “Saat ini, kami belum memiliki informasi yang menunjukkan ancaman spesifik atau nyata terhadap lembaga keagamaan atau pendidikan di Ottawa.”
Juru bicara MAC menyatakan bahwa organisasinya pernah menerima komentar kebencian di media sosial sebelumnya, tetapi tidak dalam skala besar seperti ini.
“Email yang sangat mengganggu ini diterima oleh para guru, administrator, keluarga, dan anak-anak. Hal ini sangat menyulitkan kami untuk hidup sebagai komunitas yang merasa aman dan diterima di masyarakat ini,” ujar Nabil Sultan kepada CBC News pada Jumat (25/9/2026).
Dewan Nasional Muslim Kanada (National Council of Canadian Muslims/NCCM) mengecam ancaman massal tersebut melalui unggahan di media sosial.
“Sangat mengerikan dan menjijikkan menyaksikan ancaman kematian massal yang ditujukan kepada sekolah-sekolah Islam di seluruh Ontario,” kata kelompok advokasi Muslim tersebut pada Jumat (25/9/2026).
“Kami telah menyaksikan beberapa seruan kekerasan secara terbuka yang ditujukan kepada umat Islam dan komunitas Muslim di Kanada. Ini adalah ancaman yang membahayakan tatanan sosial kita dan harus ditangani dengan urgensi serta keseriusan tertinggi.”
Kelompok tersebut mendesak pejabat Kanada untuk mengecam insiden ini dan meminta mereka “duduk bersama anggota komunitas untuk menyusun Strategi Nasional dalam Memerangi Islamofobia”.[]
Sumber: Anadolu Agency






