Ini Politisi Israel yang Berusaha Gantikan Netanyahu
Kendati terbuka untuk bekerja sama dengan partai-partai Arab, pada bulan September lalu Golan justru mendukung pendiskualifikasian Sami Abu Shehadeh, pemimpin Partai Arab Balad, atas sebuah artikel mengenai peristiwa 7 Oktober. Sikap tersebut langsung menuai kritik tajam dari Daftar Gabungan (Joint List)—aliansi partai berhaluan Arab yang terdiri dari Hadash, Ta’al, dan Balad—serta para pengamat politik.
Roi Zur, seorang spesialis politik Israel di Universitas Essex, berpendapat bahwa terlepas dari perbedaan ideologi antara Golan dan Liberman terkait isu keamanan dan konflik, “tidak akan ada koalisi pemenang tanpa kedua tokoh ini.”
Ia menambahkan bahwa kekhawatiran mengenai potensi benturan di antara keduanya melewatkan poin utama, mengingat keduanya sama-sama menentang Netanyahu, mendukung sekularisasi, serta dengan tegas menolak pembebasan wajib militer bagi kaum Yahudi ultra-ortodoks.[]
Sumber: Anadolu Agency






