OPINI

Irlandia ‘Kalah’ dari Israel Begitu Mereka Menginjak Lapangan

Namun, selama Israel masih diperbolehkan mengikuti kompetisi, realitas kelam ini akan terus membayangi dunia olahraga.

Para pengambil keputusan berdalih bahwa menggelar pertandingan adalah kemenangan bagi olahraga dan cara menjaga politik tetap terpisah dari olahraga. Ini adalah narasi palsu demi mempertahankan status quo.

Narasi itu pula yang digunakan UEFA untuk menolak mengeluarkan Israel, meskipun terdapat dasar hukum dan preseden yang jelas. Sementara itu, FAI mengklaim bahwa aksi protes pemain sebelum pertandingan merupakan bentuk solidaritas yang meningkatkan kesadaran publik.

Kata-kata dan tindakan simbolis menjadi hampa tanpa aksi nyata. Perjuangan ini telah berjalan jauh, dan tindakan apa pun yang tidak sampai pada pemboikotan pertandingan merupakan hal yang tidak dapat diterima.

FAI dan Krisis Akuntabilitas

Kebusukan institusional dalam organisasi olahraga seperti FAI menunjukkan bahwa pembenahan sistemik sudah tidak dapat ditunda lagi.

FAI gagal melindungi pemain dan staf pelatihnya. Presiden FAI, Paul Cooke, bahkan masih berdalih bahwa semuanya telah ditangani sebaik mungkin.

Sikap lepas tangan ini muncul akibat ketiadaan akuntabilitas di tubuh FAI selama bertahun-tahun. Kini, muncul gelombang desakan agar dewan FAI segera mengundurkan diri.

Masyarakat Irlandia juga menuntut kejelasan peran pemerintah yang kerap menyampaikan sikap bertolak belakang terkait isu Palestina.

Masyarakat Irlandia marah, dan kemarahan itu sangat beralasan. Namun, perjuangan belum usai dan slogan “Stop The Game” masih terus bergema.

Masih ada kesempatan bagi sepak bola Irlandia untuk mengambil langkah yang benar pada 4 Oktober 2026, saat pertandingan kedua dijadwalkan berlangsung di Serbia.

Menolak tampil dalam pertandingan tersebut akan menjadi tindakan paling sportif yang dapat dilakukan. Keputusan berani itu akan dicatat sebagai salah satu kemenangan moral terbesar dalam sejarah olahraga Irlandia.[]

Sumber: Al Jazeera

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button