Wakil Wali Kota Bekasi Terima Audiensi PD KB PII, Soroti Isu Pembinaan Pelajar

“Makanya salah satu kerja sama dengan teman-teman cabang olahraga itu, kita ekspansi ke sekolah-sekolah. Kita bikin event-event. Besok tanggal delapan ada basket anak-anak pelajar umur 15 sampai 18 tahun, biar ada kegiatan mereka. Terus ada sepak bola dan segala macam,” katanya.
Bobihoe juga menyinggung sejarah perjuangan PII di dunia pendidikan. “Karena waktu itu di SMA PII itu pakai jilbab. Belum semua pakai jilbab, jadi sekolahnya dikeluarkan dari sekolah karena ketat umum. Dimasukkan ke sekolah-sekolah Islam. Dulu kan di negeri belum bisa menerima. Perjuangannya berat banget, sekarang lebih berat lagi,” ujarnya.
Ia menilai pendekatan pembinaan remaja perlu disesuaikan dengan kondisi saat ini, salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler dan media kreatif.
“Bisa saja lewat ekstrakurikuler. Karena biasanya kalau mereka merasa menyimpang atau belok sedikit itu karena tidak ada perhatian dari guru, dari sekolah, keluarga, apalagi di rumah. Orang tuanya sibuk dua-duanya,” ucapnya.
Bobihoe juga mengungkapkan rencana pembuatan film pendek sebagai media pembinaan pelajar.
“Kemarin saya sempat bicara dengan istri bagaimana kita buat semacam film pendek buat anak-anak SMA. Dokumenter, ya, Pak? Ya film pendek terserah mereka, cuma misinya dimasukkan di materi filmnya,” katanya.
“Nanti bikin event lomba film pendek. Begitu sudah ada, kita lombakan, kita putar bareng-bareng. Nonton bareng,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa metode pembinaan konvensional sudah tidak efektif di tengah kuatnya pengaruh gawai dan media digital.
“Kalau zaman dulu mah sudah kita training saja. Sekarang sudah kalah dengan gadget. Mana ada anak sekarang diajak training lagi kayak PII dulu. Sudah tidak mempan lagi, sekarang maunya dari mereka,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Formatur PD KB PII Kota Bekasi juga menyampaikan masukan program pembinaan dan pemberdayaan pelajar kepada Wakil Wali Kota Bekasi.
Ketua Formatur PD KB PII Kota Bekasi Dede Suryaman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bekasi sekaligus memohon dukungan.
“Kami siap berkolaborasi. Semoga pertemuan ini menjadi pembuka jalan untuk bersinergi,” ujar Dede.
Audiensi tersebut dihadiri Ketua Formatur PD KB PII Kota Bekasi Dede Suryaman bersama sejumlah pengurus formatur lainnya, yakni Hamim Anshari, Kartika Trimarti, Ughie, Zaenal Abidin, dan Ibnu Syafaat. []






