OASE

Silaturahmi Jalan ke Surga, Memutusnya Jalan ke Neraka

Silaturahmi adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan menjalin silaturahmi, kita dapat mempererat hubungan dengan sesama manusia, memupuk kasih sayang, dan meningkatkan keharmonisan dalam masyarakat.

Keutamaan Silaturahmi

Dalam Al-Qur’an dan hadits, silaturahmi memiliki banyak keutamaan, antara lain pertama, mendapatkan Ridho Allah. Silaturahmi dapat mendatangkan ridha Allah SWT, seperti yang disebutkan dalam hadits Rasulullah Saw, “Allah SWT menciptakan makhluk, hingga ketika Dia selesai dari menciptakannya, rahim berkata, ‘Di sinilah tempatku berlindung dari perbuatan memutuskan jalinan kasih sayang.’ Maka Allah berfirman, ‘Ya, Aku akan menyambung orang yang menyambungmu dan memutuskan orang yang memutusmu’.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kedua, mendapatkan pahala yang besar. Silaturahmi dapat memberikan pahala yang besar, seperti yang disebutkan dalam hadits Rasulullah Saw, “Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ketiga, mendapatkan kasih sayang. Silaturahmi dapat memupuk kasih sayang dan keharmonisan dalam masyarakat, seperti yang disebutkan dalam hadits Rasulullah Saw, “Saling mengasihi dan menyayangi adalah rahmat dari Allah SWT.”

Dampak Memutus Silaturahmi

Memutus silaturahmi dapat memiliki dampak yang sangat buruk, antara lain, pertama, mendapatkan murka Allah. Memutus silaturahmi dapat mendatangkan murka Allah SWT, seperti yang disebutkan dalam hadits Rasulullah Saw, “Allah SWT akan memutuskan orang yang memutus silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kedua, mendapatkan azab yang besar. Memutus silaturahmi dapat memberikan azab yang besar, seperti yang disebutkan dalam hadits Rasulullah Saw, “Barangsiapa yang memutus silaturahmi, maka Allah SWT akan memutusnya dari rahmat-Nya.” (HR. Ahmad)

Dengan demikian, silaturahmi adalah jalan ke surga sedangkan memutusnya adalah jalan ke neraka. Manusia diberikan pilihan, jika ingin masuk surga jagalah tali silaturahmi dan jika ingin masuk neraka tinggalkan silaturahmi.

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita semua agar istiqamah menjaga dan mempererat silaturahmi dengan sesama manusia dan meraih surga-Nya. Amin.[]

Imam Nur Suharno, Pembina Majelis Taklim Daarul Ilmi Kuningan, Jawa Barat.

Back to top button