#Gencatan SenjataINTERNASIONAL

Israel Terus Langgar Gencatan Senjata, Penghancuran di Gaza Berlanjut

Gaza (Suaraislam.id) – Pasukan Israel kembali melakukan serangkaian serangan di Jalur Gaza pada Rabu, yang disebut sebagai pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata. Serangan berupa pemboman, tembakan artileri, dan penghancuran infrastruktur dilaporkan menyasar sejumlah wilayah di bagian timur dan selatan Jalur Gaza.

Sumber-sumber lokal melaporkan seorang warga Palestina terluka akibat tembakan pasukan Israel di kawasan Tel al-Dahab, Beit Lahia, di bagian utara Jalur Gaza.

Di wilayah yang sama, pasukan Israel melakukan operasi penghancuran berskala besar di sekitar Sekolah Abu Tamam, sebelah timur Beit Lahia. Militer Israel juga menembakkan suar ke area tersebut, sementara kendaraan militernya melepaskan tembakan secara intensif ke arah timur Jabalia.

Serangan juga terjadi di lingkungan Al-Tuffah, sebelah timur Kota Gaza. Artileri Israel menembaki kawasan itu, disertai rentetan tembakan tank yang terus berlangsung.

Di bagian selatan Jalur Gaza, kapal perang Israel melepaskan tembakan ke arah perairan Khan Younis. Sementara itu, wilayah pinggiran Rafah kembali menjadi sasaran tembakan kendaraan militer Israel yang disertai operasi perataan tanah dalam skala besar.

Menurut laporan tersebut, pasukan Israel terus melakukan pelanggaran terhadap gencatan senjata melalui serangan udara dan artileri yang menyasar berbagai wilayah, termasuk kawasan yang menjadi tempat pengungsian warga. Selain itu, operasi penghancuran dan perusakan terus dilakukan di wilayah yang disebut sebagai “garis kuning”, bersamaan dengan tetap diberlakukannya pembatasan terhadap distribusi barang, bantuan kemanusiaan, dan pergerakan penduduk.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Palestina, jumlah korban tewas sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober telah mencapai 1.207 orang. Selain itu, 3.914 orang mengalami luka-luka, sementara 803 jenazah berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan.

Secara keseluruhan, sejak dimulainya agresi pada 7 Oktober 2023, jumlah korban tewas di Jalur Gaza telah mencapai sekitar 73.333 orang, sedangkan jumlah korban luka meningkat menjadi 174.023 orang. Angka tersebut menggambarkan besarnya dampak kemanusiaan akibat perang yang masih terus berlangsung di Jalur Gaza.

sumber: infopalestina

Back to top button