INTERNASIONAL

Zionis Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon Selatan

Beirut (SI Online) – Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) mengungkapkan, salah satu patroli mereka diserang oleh granat dari pesawat nirawak dan tembakan tank Israel di dekat Kfar Kila, Lebanon selatan. Untungnya, serangan Zionis Israel itu tidak melukai personel atau merusak peralatan UNIFIL.

“Pada Ahad sekitar pukul 17.45 (22.45 WIB), sebuah drone Israel mendekati patroli UNIFIL di dekat Desa Kafr Kila dan menjatuhkan bom,” kata UNIFIL dalam sebuah pernyataan, pada Ahad (26/10).

“Beberapa saat kemudian, sebuah tank Israel melepaskan tembakan ke arah pasukan penjaga perdamaian. Beruntung, tidak ada korban luka atau kerusakan yang terjadi pada personel atau peralatan UNIFIL,” kata mereka.

Disebutkan, insiden ini terjadi menyusul pertemuan sebelumnya di lokasi yang sama, ketika sebuah drone Israel terbang secara agresif di atas patroli, memaksa UNIFIL untuk mengambil tindakan defensif.

UNIFIL mengecam tindakan Israel itu sebagai pelanggaran terhadap Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB dan kedaulatan Lebanon, seraya mengatakan bahwa tindakan tersebut membahayakan pasukan penjaga perdamaian yang sedang melaksanakan mandat Dewan Keamanan PBB di Lebanon selatan.

UNIFIL telah bertugas di Lebanon selatan sejak 1978 dan diperkuat secara signifikan setelah perang 2006 antara Israel dan kelompok Hizbullah, sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.

Posisi UNIFIL telah beberapa kali menjadi target serangan sejak bentrokan di lintas perbatasan meletus setelah perang Gaza dimulai pada Oktober 2023.

Meskipun gencatan senjata telah tercapai antara Israel dan Hizbullah, Israel terus melakukan serangan berkala di Lebanon dengan alasan ancaman dari Hizbullah.

Israel juga mempertahankan posisi-posisinya di perbatasan hingga melebihi batas waktu penarikan pasukan yang seharusnya dilaksanakan 18 Februari.[]

Sumber: Xinhua, Anadolu

Back to top button